Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

92 Soal (Essay) Ketenagakerjaan Beserta Jawaban

Soal (Uraian) Materi Ketenagakerjaan


1. Apakah yang dimaksud dengan ketenagakerjaan?

Jawaban:
Pengertian ketenagakerjaan menurut undang undang no.13 tahun 2013 bukan hanya sebatas kegiatan pada masa kerja saja? Menurut peraturan tersebut ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja sebelum, selama, dan sesudah masa kerja.


2. Apakah yang dimaksud kesempatan kerja?

Jawaban:
Kesempatan kerja adalah tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan.


3. Apa yang dimaksud dengan tenaga kerja dan bukan tenaga kerja?

Jawaban:
Angkatan kerja adalah penduduk yang telah bekerja atau masih mencari pekerjaan. Sebaliknya, bukan angkatan kerja adalah penduduk yang tidak bekerja, tidak mempunyai pekerjaan dan sedang tidak mencari pekerjaan, misalnya pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan pensiunan.


4. Apa arti eksploitasi tenaga kerja?

Jawaban:
Eksploitasi merujuk kepada hubungan sosial di mana seorang "aktor atau karakter aktor yang menggunakan hubungan kekuasaan asimetris secara fundamental antara mereka". Teori Marx secara khusus menolak karakteristik moral dari eksploitasi, dan memegang konsep bidang hubungan buruh.


5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tenaga kerja menurut Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003?

Jawaban:
1. Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja.
2. Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bekerja?

Jawaban:
Secara sederhana bekerja dapat diartikan sebagai usaha yang dilakukan manusia untuk mendapatkan penghasilan demi memenuhi tujuan tertentu. ... Selain tujuan pokok bekerja tersebut, dalam dunia kerja (work-life), bekerja memiliki tujuan tersendiri dalam mewujudkan rasa kemanusiannya. Tujuan tersebut adalah makna kerja.


7. Apa yang dimaksud dengan kesempatan kerja permanen?

Jawaban:
Kesempatan kerja temporer merupakan kesempatan kerja yang memungkinkan orang yang bekerja dalam waktu yang singkat, lalu menganggur dan mencari pekerjaan yang baru lagi.


8. Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi angkatan kerja di Indonesia?

Jawaban:
Faktor-faktor tersebut antara lain:
(1) Umur;
(2) Status perkawinan;
(3) Tingkat pendidikan;
(4) Daerah tempat tinggal;
(5) Pendapatan;
(6) Agama.
Pengaruh dari masing-masing faktor tersebut terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja berbeda antara penduduk satu dengan penduduk yang lain.


9. Apa saja bentuk perlindungan tenaga kerja di Indonesia?

Jawaban:
Secara teoritis dikenal ada tiga jenis perlindungan kerja yaitu sebagai berikut:
Jenis Perlindungan Sosial Tenaga Kerja.
Jenis Perlindungan Teknis Tenaga Kerja.
Jenis Perlindungan Ekonomis Tenaga Kerja.


10. Apa yang dimaksud dengan tenaga kerja ilegal dan apa resikonya?

Jawaban:
TKI ilegal adalah TKI yang melakukan pemalsuan dokumen, mulai dari dokumen kesehatan hingga dokumen lain yang menjadi syarat menjadi TKI serta bentuk penyimpangan lainnya. ... Siapa yang menyangka ternyata menjadi seorang TKI ilegal memiliki dampak negatif yang bisa merugikan diri kita sendiri.


11. Apa isi UU Nomor 13 tahun 2003 pasal 86 ayat 1?

Jawaban:
INDONESIA: Pasal 86 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan mewajibkan bahwa Pemberi Kerja haruslah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan dan keselamatan kerja bagi tenaga kerja/buruh yang mereka pekerjakan.


12. Bagaimana kedudukan Pekerja Anak dalam Undang-Undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan?

Jawaban:
Dan ketentuan yang ada pada pasal tersebut terdapat pengecualian pada pasal 69 UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, bagi anak yang berumur antara 13 (tiga belas) tahun sampai dengan 15 (lima belas) tahun dapat melakukan pekerjaan ringan sepanjang tidak menggangu perkembangan dan kesehatan fisik, mental, sosial.


13. Apa yang dimaksud dengan penduduk usia kerja?

Jawaban:
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun dan lebih. Penduduk yang termasuk angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran.


14. Apa saja jenis pekerjaan permanen?


Jawaban:
Contoh jenis pekerjaan yang memiliki kesempatan kerja permanen adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi, dan karyawan swasta.


15. Apa bedanya kesempatan kerja dengan lowongan kerja?

Jawaban:
Kesempatan kerja (employment) adalah jumlah lowongan kerja yang tersedia di dunia kerja, atau banyaknya lapangan pekerjaan yang tersedia untuk angkatan kerja. ... Lowongan pekerjaan bisa diisi oleh pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Setiap perusahaan membutuhkan jumlah pegawai yang berbeda-beda.


16. Apa saja faktor yang mempengaruhi tingkat upah?

Jawaban:
Dalam pemberian upah atau gaji kepada pekerjanya, perusahaan biasanya akan memperhatikan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi sistem upah. Adapun faktor-faktor tersebut meliputi tingkat harga, produktivitas kerja, struktur ekonomi dan juga peraturan dari pemerintah.


17. Apa yang menyebabkan banyaknya angkatan kerja yang menganggur?

Jawaban:
Meningkatnya pengangguran ini secara umum disebabkan oleh adanya pertumbuhan jumlah kesempatan kerja yang tersedia tidak bisa mengimbangi pertumbuhan jumlah angkatan kerja yang terus semakin meningkat.


18. Bagaimana dasar hukum perlindungan tenaga kerja di Indonesia?

Jawaban:
Dasar hukum perlindungan tenaga kerja : 1. Pasal 27 ayat (2) UUD 1945 → tiap Warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. ... Pasal 28 D ayat (2) UUD 1945 → setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.


19. Apa saja sasaran perlindungan tenaga kerja?


Jawaban:
Objek perlindungan tenaga kerja menurut UU No. 13 Tahun 2003 meliputi : Perlindungan atas hak-hak dalam hubungan kerja; Perlindungan atas hak-hak dasar pekerja untuk berunding dengan pengusaha dan mogok kerja; Perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja; Perlindungan khusus bagi pekerja/buruh perempuan, anak


20. Apa saja yang termasuk dalam komponen upah berdasarkan PP no 36 2021?


Jawaban:
1. Kebijakan pengupahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
2. Upah minimum;
3. struktur dan skala Upah;
4. Upah kerja lembur;
5. Upah tidak masuk kerja dan/atau tidak melakukan pekerjaan karena alasan tertentu;
6. bentuk dan cara pembayaran Upah;
7. hal-hal yang dapat diperhitungkan dengan Upah; dan
8. Upah sebagai dasar perhitungan atau pembayaran hak dan kewajiban lainnya.


21. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tenaga kerja terdidik?

Jawaban:
Tenaga Kerja Terdidik. Tenaga kerja ini memperoleh kemampuannya dalam suatu bidang dengan cara menempuh pendidikan formal. Contoh: Dokter, Arsitek.


22. Apa hak tenaga kerja berdasarkan Pasal 31 UU Nomor 13 Tahun 2003?

Jawaban:
Pasal 31 Setiap tenaga kerja mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk memilih, mendapatkan, atau pindah pekerjaan dan memperoleh penghasilan yang layak di dalam atau di luar negeri.


23. Bagaimanakah bunyi pasal 52 ayat 1 Undang Undang Nomor 13 tahun 2003?

Jawaban:
Pasal 52 ayat 1 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan juga menegaskan bahwa: Perjanjian kerja dibuat atas dasar: Kesepakatan kedua belah pihak. ... Pekerjaan yang diperjanjikan tidak bertentangan dengan ketertiban umum, kesusilaan, dan peraturan perundang undangan yang berlaku.


24. Apa hak tenaga kerja sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2013 Pasal 5?

Jawaban:
Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 5 UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yaitu “Setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan.”


25. Dalam Undang-Undang Tenaga Kerja Bagaimana Apakah anak anak boleh bekerja?

Jawaban:
Pasal 68 UU No. 13 tahun 2003 menyebutkan bahwa pengusaha dilarang mempekerjakan anak. Dan dalam ketentuan undang-undang tersebut, anak adalah setiap orang yang berumur dibawah 18 tahun. Berarti 18 tahun adalah usia minimum yang diperbolehkan pemerintah untuk bekerja.


26. Apa yang dimaksud dengan penduduk diluar usia kerja?

Jawaban:
Menurut Undang-Undang Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003, mereka adalah penduduk di luar usia, yaitu mereka yang berusia di bawah 15 tahun dan berusia di atas 64 tahun. Contoh kelompok ini adalah para pensiunan, para lansia (lanjut usia) dan anak-anak.


27. Menurut kalian apa perbedaan antara tenaga kerja angkatan kerja dan pekerja?

Jawaban:
Dari pengertian tenaga kerja dan angkatan kerja dapat disimpulkan bahwa tenaga kerja adalah penduduk dalam usia produktif yang sedang bekerja dan tergolong pada angkatan kerja. Sedangkan angkatan kerja merupakan penduduk dalam usia produktif yang terdiri dari tenaga kerja, sementara tidak bekerja, dan pengangguran.


28. Apa hubungan antara tenaga kerja angkatan kerja kesempatan kerja dan pengangguran?

Jawaban:
semakin besar tenaga kerja di suatu negara, maka semakin besar pula kesempatan kerja yang dibutuhkan. - bila kesempatan kerja yang ada tidak cukup maka jumlah pengangguran akan meningkat dan jumlah angkatan kerja akan menurun. ... Sebaliknya pengangguran adalah tenaga kerja yang tidak memiliki pekerjaan.


29. Jelaskan Upah berdasarkan waktu ?

Jawaban:
Pemberian upah dihitung berdasarkan lamanya waktu kerja, misalnya upah harian, mingguan, bulanan, dan sebagainya.


30. Jelaskan Upah sliding scale ?

Jawaban:
Pemberian upah mengikuti perubahan penjualan produk dan tidak terdapat penentuan upah minimum.


31. Jelaskan Upah indeks ?

Jawaban:
Pemberian upah berdasarkan indeks biaya hidup atau daya beli buruh.


32. Jelaskan Upah menurut satuan hasil (prestasi)


Jawaban:
Jumlah upah yang diterima pekerja tergantung pada prestasi kerja yang disumbangkan pada proses produksi.


33. Jelaskan Upah profit sharing?

Jawaban:
Upah yang diberikan besarnya tetap, tetapi akan memperoleh bagian keuntungan perusahaan atau bagian laba.


34. Jelaskan Upah copartnership

Jawaban:
Pekerja diberikan bagian keuntungan tetapi dalam bentuk saham atau sero, sehingga pekerja ikut memiliki perusahaan.


35. Apa Saja Sistem upah yang berlaku di Indonesia?

Jawaban:
Sistem pengupahan di Indonesia pada umumnya didasarkan pada tiga fungsi upah, yaitu mampu menjamin kehidupan yang layak bagi pekerja dan keluarganya, mempunyai fungsi sosial, mencerminkan pemberian imbalan terhadap hasil kerja seseorang dan membuat pemberian insentif yang mendorong peningkatan produktivitas kerja


36. Dalam memberikan kompensasi atau gaji karyawan Faktor apa saja yang harus kita perhatikan?

Jawaban:
Faktor:
1. Kapasitas Perusahaan
2. Produktivitas Karyawan
3. Jabatan dan Posisi
4. Pengalaman Kerja dan Pendidikan
5. Jenis Pekerjaan
6. Biaya Hidup
7. Regulasi Pemerintah
8. Serikat Karyawan
9. Pasar Tenaga Kerja


37. Menurut pendapatmu apa penyebab dari adanya pengangguran yang terjadi di Indonesia saat ini?

Jawaban:
Penyebab pengangguran di Indonesia adalah adanya ketidakseimbangan antara pekerjaan dan jumlah tenaga kerja yang meningkat setiap tahunnya. Adanya persaingan ketat di antara para fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman membuat fenomena baru bahwa ketidakseimbangan tersebut telah terjadi.


38. Apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi pengangguran yang semakin banyak?

Jawaban:
Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi pengangguran:
1. Membuka Lapangan Kerja. ...
2. Meningkatkan Peredaran Modal Usaha. ...
3. Menempatkan Pencari Kerja di Tempat yang Tepat. ...
4. Melatih Para Pencari Kerja untuk Membuat Usaha Sendiri. ...
5. Memberikan Penyuluhan ke Masyarakat.


39. Apa dampak banyaknya pengangguran terhadap sistem perekonomian suatu negara?

Jawaban:
Dampak pengangguran terhadap perekonomian nasional adalah:
a) menurunkan kemakmuran masyarakat,
b) pertumbuhan ekonomi menjadi tidak stabil,
c) pendapatan nasional riil lebih rendah daripada pendapatan potensial (pendapatan yang seharusnya),
d) kegiatan perekonomian menurun,
e) pendapatan masyarakat menurun


40. Apa yang terjadi jika tenaga kerja asing banyak yang masuk ke Indonesia?

Jawaban:
Dampak negatif masuknya tenaga kerja asing yang paling terasa adalah terasa menyempitnya lapangan pekerjaan di dalam negeri. Hal ini karena jumlah tenaga kerja akan bertambah banyak. Jika tidak diimbangi dengan peningkatan usaha di dalam negeri maka lapangan pekerjaan akan terasa semakin sempit.


41. Faktor apa saja yang mempengaruhi penawaran tenaga kerja?

Jawaban:
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran tenaga kerja menurut Simanjuntak (1998:45-54) adalah:
1. Jumlah penduduk yang masih bersekolah
2. Jumlah penduduk yang mengurus rumah tangga
3. Tingkat keberhasilan dan jumlah tanggungan dari keluarga yang bersangkutan
4. TPK dipengaruhi oleh umur


42. Apa saja jenis jenis jaminan sosial tenaga kerja?

Jawaban:
1. Program Jaminan Sosial Dari Jamsostek
2. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) ...
3. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) ...
4. Jaminan Hari Tua (JHT) ...
5. Jaminan Kematian (JK)


43. Apakah gaji pokok sudah termasuk tunjangan?

Jawaban:
Menurut Pasal 41 Peraturan Pemerintah Mengenai Pengupahan, gaji pokok merupakan komponen dari UMR. Maka UMR adalah upah minimum yang dapat terdiri dari gaji pokok tanpa tunjangan atau gaji pokok termasuk tunjangan tetap.


44. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tenaga kerja terlatih?

Jawaban:
Tenaga Kerja Terlatih adalah tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan hanya membutuhkan pelatihan terlebih dahulu sebelum dapat bekerja


45. Habis kontrak kerja apakah dapat pesangon?

Jawaban:
Setiap kontrak berakhir yang bersangkutan menerima kompensasi uang pesangon sebesar 1x gaji. ... Terdapat 2 macam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (“PKWT”), yaitu PKWT berdasarkan jangka waktu dan PKWT berdasarkan selesainya suatu pekerjaan tertentu


46.Jelaskan apa itu outsourcing dalam hukum ketenagakerjaan?

Jawaban:
Secara sederhana, outsourcing dimaknai sebagai tenaga kerja yang berasal dari luar perusahaan atau pihak ketiga untuk mengerjakan pekerjaan tertentu dan spesifik pada perusahaan lainnya.


47. Apa saja prinsip kebijakan pengupahan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan?

Jawaban:
Adapun prinsip kebijakan pengupahan sebagaimana termuat dalam peraturan perundang-undangan UU 13/2003 jo. UU 11/2020 dan PP 36/2021 adalah sebagai berikut:
1. Pemerintah menetapkan kebijakan pengupahan sebagai salah satu upaya mewujudkan hak pekerja untuk memperoleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan (Pasal 88 ayat (1) dan (2) UU 13/2003 jo. UU 11/2020 dan pasal 2 ayat (1) PP 36/2021)
2. Setiap pekerja berhak memperoleh perlakuan yang sama dalam penerapan sistem pengupahan tanpa diskriminasi.
3. Setiap pekerja berhak memperoleh Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya (Pasal 88A ayat (1) dan (2) UU 13/2003 jo. UU 11/2020 dan pasal 2 ayat (2) dan (3) PP 36/2021)


48. Kapankah hak pekerja/buruh atas upah timbul?

Jawaban:
Hak pekerja atas upah, timbul pada saat terjadi hubungan kerja antara pekerja dengan pengusaha dan berakhir pada saat putusnya hubungan kerja (pasal 3 pp 36/2021)


49. Apakah yang menjadi dasar dalam penetapan upah?

Jawaban:
Berdasarkan pasal 88B ayat (1) UU 13/2003 jo. UU 11/2020 dan pasal 14 PP 36/2021, upah ditetapkan berdasarkan satuan waktu dan satuan hasil. Adapun penjelasannya sebagai berikut:
1. Berdasarkan satuan waktu:
a. Upah per jam (pasal 16 PP 36/2021):
1) Penetapan Upah per jam hanya dapat diperuntukkan bagi Pekerja/Buruh yang bekerja secara paruh waktu. Yang dimaksud dengan "bekerja secara paruh waktu" adalah bekerja kurang dari 7 jam 1 hari dan kurang dari 35 jam 1 minggu.
2) Upah per jam dibayarkan berdasarkan kesepakatan antara Pengusaha dan Pekerja/Buruh.
3) Kesepakatan tersebut tidak boleh lebih rendah dari hasil perhitungan formula Upah per jam sebagai berikut: Upah per jam = Upah sebulan : 126
Catatan: Angka 126 merupakan angka penyebut yang diperoleh dari hasil perkalian antara 29 jam (median jam kerja pekerja paruh waktu tertinggi dari seluruh Provinsi dalam 1 minggu) dengan 52 minggu (jumlah minggu dalam 1 tahun) kemudian dibagi 12 bulan
b. Upah harian (pasal 17 PP 36/2021), dalam hal Upah ditetapkan secara harian, perhitungan upah sehari sebagai berikut:
1) Bagi Perusahaan dengan sistem waktu kerja 6 hari dalam seminggu, upah sebulan dibagi 25, atau
2) Bagi Perusahaan dengan sistem waktu kerja 5 hari dalam seminggu, upah sebulan dibagi 21.
c. Upah bulanan
2. Berdasarkan satuan hasil (pasal 18 dan 19 PP 36/2021):
a. Ditetapkan sesuai dengan hasil pekerjaan yang telah disepakati.
b. Penetapan besarnya upah dilakukan oleh pengusaha berdasarkan hasil kesepakatan antara pekerja dengan pengusaha.
c. Penetapan Upah sebulan berdasarkan satuan hasil ditetapkan berdasarkan upah rata-rata 12 bulan terakhir yang diterima oleh pekerja.


50. Apa saja yang termasuk dalam komponen upah?


Jawaban:
Pasal 7 ayat (1) PP 36/2021 menyebut, upah terdiri atas komponen:
1.    Upah tanpa tunjangan/upah pokok;
2.    Upah pokok dan tunjangan tetap;
3.    Upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap; dan
4.    Upah pokok dan tunjangan tidak tetap.
Dalam hal komponen upah terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap, maupun tunjangan tidak tetap seperti tersebut dalam poin 2, 3, dan 4 diatas, besarnya upah pokok paling sedikit 75% dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap tersebut.  


51. Apa yang dimaksud dengan tunjangan?

Jawaban:
Tunjangan adalah tambahan pendapatan di luar gaji bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan oleh pekerja/buruh. Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor SE-07/MEN/1990 Tentang Pengelompokan Upah (SE-07/MEN/1990) menyebut tunjangan dimaksudkan untuk perangsang, mendorong pekerja lebih berdisiplin, rajin, dan produktif.


52. Apa saja yang dimaksud dengan pendapatan non-upah?

Jawaban:
Selain komponen upah seperti tersebut di atas, dikenal pula Pendapatan non-Upah (pasal 8 ayat (1) PP 36/2021) berupa tunjangan hari raya keagamaan (THR), insentif, bonus, uang pengganti fasilitas kerja, dan/atau uang servis pada usaha tertentu, berikut penjelasannya:
1. Tunjangan Hari Raya Keagamaan atau biasa disebut THR adalah hak pendapatan pekerja berupa uang yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan.
2. Insentif dapat diberikan oleh Pengusaha kepada pekerja dalam jabatan atau pekerjaan tertentu sesuai kebijakan perusahaan.
3. Bonus dapat diberikan oleh pengusaha kepada pekerja atas keuntungan perusahaan. Bonus untuk pekerja diatur dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama.
4. Uang pengganti fasilitas kerja: perusahaan dapat menyediakan fasilitas kerja dan/atau memberikan uang pengganti fasilitas kerja bagi pekerja dalam jabatan atau pekerjaan tertentu atau seluruh pekerja, dalam hal fasilitas kerja tidak tersedia atau tidak mencukupi. Penyediaan fasilitas kerja dan/atau pemberian uang pengganti fasilitas kerja diatur dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama.
5. Uang servis pada usaha tertentu dikumpulkan dan dikelola oleh perusahaan. Uang servis pada usaha tertentu wajib dibagikan kepada pekerja, setelah dikurangi biaya cadangan terhadap risiko kehilangan atau kerusakan dan pendayagunaan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ketentuan mengenai uang servis pada usaha tertentu diatur dengan Peraturan Menteri


53. Upah tidak perlu dibayarkan bila pekerja tidak melakukan pekerjaan, kecuali dalam situasi tertentu. Dalam situasi apa saja pengusaha tetap wajib memberikan upah?

Jawaban:
Pasal 40 PP 36/2021 mengatur, pengusaha tetap wajib membayarkan upah kepada pekerja yang tidak masuk bekerja dan/atau tidak melakukan pekerjaan, dalam hal:
A. Berhalangan, meliputi:
a. Pekerja sakit sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan
b. Pekerja perempuan yang sakit pada hari pertama dan kedua masa haidnya sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan
c. Pekerja tidak masuk bekerja karena:
1. Menikah
2. Menikahkan anaknya
3. Mengkhitankan anaknya
4. Membaptiskan anaknya
5. Istri melahirkan atau keguguran kandungan
6. Suami, istri, orang tua, mertua, anak, dan/atau menantu meninggal dunia, atau
7. Anggota keluarga selain sebagaimana dimaksud pada angka 6 yang tinggal dalam 1 (satu) rumah meninggal dunia.
B. Melakukan kegiatan lain di luar pekerjaannya, meliputi:
a. Menjalankan kewajiban terhadap negara
b. Menjalankan kewajiban ibadah yang diperintahkan agamanya
c. Melaksanakan tugas Serikat Pekerja/Serikat Buruh atas persetujuan pengusaha dan dapat dibuktikan dengan adanya pemberitahuan tertulis, atau
d. Melaksanakan tugas pendidikan dan/atau pelatihan dari perusahaan.
C. Menjalankan hak waktu istirahat atau cutinya, apabila pekerja melaksanakan:
a. Hak istirahat mingguan
b. Cuti tahunan
c. Istirahat panjang
d. Istirahat sebelum dan sesudah melahirkan, atau
e. Istirahat karena mengalami keguguran kandungan
D. Bersedia melakukan pekerjaan yang telah dijanjikan tetapi Pengusaha tidak mempekerjakannya karena kesalahan Pengusaha sendiri atau kendala yang seharusnya dapat dihindari Pengusaha.


54. Upaya apa saja yg diperlukan untuk peningkatan kualitas tenaga kerja?

Jawaban:
Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja yaitu:
1) Rekruitment dan Pelatihan Tenaga Kerja,
2) pengadaan sarana dan prasarana kantor,
3) Penyimpanan Sarana dan Prasarana Kantor,
4) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor,
5) Inventarisasi Sarana dan Prasarana Kantor,


55. Siapa sajakah yang bukan angkatan kerja?

Jawaban:
Penduduk yang termasuk bukan angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang masih sekolah, mengurus rumah tangga atau melaksanakan kegiatan lainnya selain kegiatan pribadi.


56. Apa perbedaan antara pekerja dan pengangguran?

Jawaban:
perbedaannya yaitu jika pekerja dia mau berusaha melakukan suatu pekerjaan demi mendapatkan uang. jika pengangguran yaitu seseorang yang belum mendapatkan pekerjaan


57. Bagaimana hubungan antara penduduk tenaga kerja dan kesempatan kerja?

Jawaban:
Semakin besar jumlah penduduk maka akan semakin besar pula angkatan kerja-nya karena mempunyai hubungan atau korelasi langsung misalnya dengan porsi 45%. ... Jadi korelasi kesempatan kerja adalah dengan investasi. - Pengangguran adalah angkatan kerja dikurangi kesempatan kerja.


58. Apakah mutu tenaga kerja yang rendah merupakan salah satu sebab terjadinya pengangguran?

Jawaban:
Mutu tenaga kerja yang rendah merupakan salah satu sebab terjadinya pengangguran, karena persaingan dalam pasar tenaga kerja banyak perusahaan yang lebih memilih menggunakan tenaga kerja yang lebih terampil dibandingkan yang mutu tenaga kerja yang tidak terampil.


59. Apa itu sistem upah potongan?

Jawaban:
Sistem upah potongan yaitu sistem pemberian upah yang umumnya bertujuan untuk mengganti sistem upah jangka waktu jika hasil pekerjaan tidak memuaskan. Sistem upah ini hanya dapat diberikan jika hasil pekerjaannya dinilai menurut ukuran tertentu.


60. Faktor apa saja yang menjadi penentu besaran kompensasi bagi suatu perusahaan?

Jawaban:
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Kompensasi Adalah Sebagai Berikut
1. Tingkat biaya hidup.
2. Tingkat Kompensasi yang berlaku di perusahaan lain.
3. Tingkat Kemampuan perusahaan.
4. Jenis pekerjaan dan besar kecilnya tanggung jawab.
5. Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Peranan Serikat Buruh.


61. Mengapa perlu ada kompensasi yang diberikan kepada karyawan?

Jawaban:

Pemberian kompensasi karyawan oleh perusahaan memiliki tujuan tertentu. Diantaranya adalah untuk menghargai prestasi karyawan, menjamin keadilan gaji karyawan, mempertahankan karyawan atau mengurangi turnover karyawan, memperoleh karyawan yang bermutu, pengendalian biaya, dan memenuhi peraturan-peraturan


62. Jelaskan secara singkat apa dampak pengangguran terhadap pembangunan ekonomi?


Jawaban:
Dampak yang paling terasa akibat banyaknya pengangguran terhadap pembangunan ekonomi yaitu adanya hambatan dalam proses menaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita penduduk dalam struktur ekonomi suatu negara, sehingga pemerataan pendapatan bagi suatu penduduk akan sulit tercapai


63. Apakah pengangguran mengakibatkan turunnya permintaan agregat?

Jawaban:
Jika pengangguran tingi dan bersifat struktural, daya beli akan menurun yang pada gilirannya akan menimbulkan penurunan terhadap permintaan total (permintaan agregat).


64. Jelaskanlah faktor faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan tenaga kerja?

Jawaban:
Tinggi rendahnya permintaan tenaga kerja dipengaruhi dari beberapa faktor- faktor seperti, output, jumlah perusahaan, upah, dan produktivitas tenaga kerja. Perkembangan output mengindikasikan perkembangan permintaan pasar.


65. Apa yang dimaksud dengan jaminan sosial tenaga kerja?

Jawaban:
Jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) adalah suatu bentuk perlindungan yang diberikan kepada pekerja dan keluarganya terhadap berbagai resiko pasar tenaga kerja.


66. Kemana harus melapor jika gaji tidak dibayar?


Jawaban:
Lapor ke Disnaker. Kunjungi laman resmi dinas tenaga kerja setempat.


67. Apa yang terjadi jika kontrak kerja habis?

Jawaban:
Satu hal yang wajib Anda ketahui adalah bahwa karyawan kontrak tidak mendapat uang pesangon ketika mereka sudah selesai atau telah habis masa kerjanya. Namun karyawan tetap akan mendapat hak uang penggantian hak dan hak uang pisah.


68. Apakah pekerja outsourcing mendapat pesangon?


Jawaban:
Peraturan mengenai kesejahteraan tersebut diatur dalam undang-undang di mana didalamnya mencakup upah minimal, cuti, dan istirahat. Sesuai dengan haknya, sebagai pekerja outsourcing pada dasarnya memang tidak mendapatkan pesangon dari perusahaan.


69. Apa saja yang dilakukan Indonesia untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja untuk menghadapi MEA?

Jawaban:
Cara meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi MEA yaitu :
1. Meningkatkan kualitas pendidikan
2. Memberikan pendidikan tambahan dan juga pelatihan
3. Memberikan pelajaran bahasa Inggris bagi pelajar dan mahasiswa.


70. Apa pendapatmu terhadap peningkatan mutu tenaga kerja adalah tanggung jawab pemerintah?


Jawaban:
Untuk meningkatkan mutu tenaga kerja merupakan tanggung jawab kita bersama, pemerintah sebagai penyedia layanan harus memberikan sarana dan prasarana yang baik dalam dunia pendidikan, dan masyarakat sebagai calon tenaga kerja atau tenaga kerja hendaknya tidak mudah merasa puas dan terus belajar untuk meningkatkan mutu ...


71. Apa pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan?

Jawaban:
Kompensasi yang berupa gaji, insentif, bonus, tunjangan, pekerjaan dan liingkungan pekerjaan adalah faktor penting untuk memengaruhi meningkatnya suatu kinerja karyawan. Semakin besar kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawannya, maka akan semakin tinggi usaha para karyawan untuk meningkatkan kinerjanya.


72. Jika tidak ada kompensasi apa yang akan terjadi?

Jawaban:
Tanpa adanya kompensasi yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja, akan membuat pekerja menjadi kurang bersemangat. Akibatnya, produktivitas berkurang dan tidak bisa mencapai tujuan yang ditentukan oleh perusahaan.


73. Bolehkah perusahaan memaksa karyawan mengundurkan diri?

Jawaban:
Perusahaan tidak dapat memaksa karyawan untuk melakukan pengunduran diri. ... Karyawan bisa saja menolak permintaan tersebut, dan hal itu adalah hak dari karyawan. Pun karyawan bisa saja menyetujui hal tersebut sebagai bentuk pelaksanaan haknya, atau menyetujui hal tersebut tapi dengan syarat-syarat tertentu.


74. Mengapa perlu adanya pemutusan hubungan kerja bagi perusahaan?

Jawaban:
UU Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa perusahaan dapat melakukan PHK terhadap karyawan bila perusahaan tersebut tutup karena alasan kerugian terus menerus selama dua tahun, keadaan memaksa (force majeur), atau karena alasan efisiensi.


75. Pekerjaan seperti apa yang bisa untuk dilakukan outsourcing?

Jawaban:
Menakertrans menjelaskan terdapat 5 jenis pekerjaan yang boleh dilakukan secara outsourcing. Lima jenis pekerjaan sesuai dengan undang-undang 13 yaitu cleaning service, keamanan, transportasi, catering, dan jasa migas pertambangan


76. Apakah karyawan outsourcing bisa menjadi karyawan tetap?

Jawaban:
Kerry Nurrakhma, Direktur PT Sandi Jasa Estika, perusahaan penyalur tenaga kerja outsourcing yang telah berdiri semenjak tahun 2003 silam, mengatakan bahwa peluang pegawai outsourcing sama besarnya dengan pegawai kontrak untuk menjadi pegawai tetap.


77. Apakah outsourcing itu merugikan?

Jawaban:
Hasil penelitian Akatiga di pusat-pusat industri di tiga provinsi terhadap sistem hubungan kerja outsourcing menunjukkan kecenderungan merugikan pihak pekerja. Menurut dia, rata-rata upah buruh outsourcing 26 persen lebih rendah dari pada buruh tetap. ...


78. Langkah langkah apa yang dapat di lakukan pemerintah dan swasta untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja?

Jawaban:
upaya pemerintah oleh pihak swasta untuk meningkatkan mutu tenaga kerja:
1. memberdayakan bala latihan kerja(BLK) secara optimal
2. meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat
3. menyelenggarakn pelatihan berkala untuk meningkatkan ketrampilan kerja
4. penerapan bonus(reward) dan sanksi(punishment) secara konsisten
5. menyelenggarakan proses pemagangan kerja


79. Siapa yg bertanggung jawab atas peningkatan kualitas tenaga kerja?

Jawaban:
Pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap mutu tenaga kerja adalah pemerintah, swasta/perusahaan, dan individu. Karena itu, untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, diperlukan peran semua pihak tersebut.


80. Apa yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja agar mampu bersaing di tingkat internasional?

Jawaban:
Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lain. Mengadakan pelatihan tenaga kerja. ... Mengadakan latihan kerja bagi para tenaga kerja. Latihan ini ditujukan supaya calon tenaga kerja mempunyai gambaran tentang dunia kerja yang akan dihadapinya.


81. Apakah lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan?

Jawaban:
Musriha (2011), bahwa lingkungan kerja memiliki dampak positif terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja yang nyaman menyebabkan tingkat konsentrasi karyawan dalam bekerja meningkat, dan kondisi tersebut menyebabkan tingkat produktivitas kerja karyawan meningkat.


82. Apa hak hak karyawan yang di PHK (pemutusan hubungan kerja )?

Jawaban:
Ketika terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kita berhak atas hak-hak yang seharusnya kita dapatkan sebagai pekerja/buruh : seperti Uang Pesangon, Uang Penghargaan masa kerja, dan Uang Penggantian Hak.


83. Apakah outsourcing menguntungkan bagi perusahaan?


Jawaban:
Bagi perusahaan, sistem kerja outsourcing memberikan keuntungan karena dapat menekan biaya operasional lebih murah. Karena, karyawan outsourcing tidak mendapatkan beberapa jenis tunjangan atau hak yang didapatkan langsung di bawah perusahaan.


84. Berapa lama kontrak karyawan outsourcing?

Jawaban:
Karyawan kontrak memiliki masa bekerja sesuai dengan kesepakatan kontrak antara perusahaan dan karyawan dimana maksimal adalah dua tahun. Sedangkan untuk outsourcing, lama bekerjanya tidak pasti tergantung dengan perusahaan yang membutuhkan jasanya bisa selama tiga bulan, enam bulan, dan satu tahun.


85. Kepada siapa karyawan outsourcing bekerja?

Jawaban:
Dengan demikian, karyawan outsourcing adalah pekerja kontrak yang direkrut oleh perusahaan penyedia jasa tenaga kerja untuk dipekerjakan oleh perusahaan pengguna jasa (user).


86. Bagaimanakah cara mengantisipasi dan mengatasi masalah dalam ketenagakerjaan?

Jawaban:
Cara Mengatasi Permasalahan Ketenagakerjaan di Indonesia
1. Mengadakan pelatihan kerja agar para calon tenaga kerja sudah memiliki ilmu dan keterampilan yang dibutuhkan oleh para pencari kerja.
2. Memperbanyak mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
3. Membuat kebijakan mengenai gaji tenaga kerja Indonesia.
4. Mengembangkan usaha industri yang padat karya.


87. Apakah ada pengaruh tingkat pendidikan terhadap tenaga kerja?

Jawaban:
Semakin tingginya tamatan pendidikan seseorang maka semakin tinggi pula kemampuan kerja (the working capacity) atau produktivitas seseorang dalam bekerja. ... Hal ini dikarenakan semakin tinggi kualitas seseorang (tenaga kerja) maka peluang untuk bekerja semakin luas.


88. Apakah karyawan dipecat dengan SP3 mendapat pesangon?

Jawaban:
Kalau berdasarkan UU ketenagakerjaan, apabila memenuhi persyaratan, maka karyawan yang dipecat berhak mendapatkan pesangon. Dan SP3 bukanlah hal yang menghilangkan hak tersebut. ... Namun, bila Anda mengundurkan diri, tentu Anda tidak akan mendapatkan pesangon.


89. Bagaimana peranan pemerintah dalam mengatasi masalah tenaga kerja di Indonesia?


Jawaban:
Usaha meningkatkan mutu tenaga kerja diberikan oleh pihak pemerintah , swasta (perusahaan), dan individu. Peranan yang diberikan pemerintah dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan yaitu: Menyusun dan memonitor pelaksanaan peraturan ketenagakerjaan. ... Mendirikan berbagai pusat latihan kerja.


90. Apa sajakah contoh masalah ketenagakerjaan di Indonesia?

Jawaban:
Tiga masalah ketenagakerjaan yang sering terjadi di Indonesia:
1. Banyaknya Pengangguran.
2. Lapangan Kerja yang Rendah. ...
3. Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah.


91. Apakah dengan pendidikan dapat mempengaruhi tingkat pengangguran?

Jawaban:
Salah satu ukuran permintaan tenaga kerja dalam suatu wilayah adalah dengan tingkat pendidikan, karena semakin tinggi tingkat pendidikan yang diperoleh oleh tenaga kerja maka semakin besar pula tingkat output yang dihasilkan sehinggga akan mengurangi pengangguran.


92. Apakah pendidikan sarjana lebih tinggi dari angkatan kerja?

Jawaban:
Berdasarkan data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan pendidikan tinggi baru 5 persen dari total angkatan kerja.