Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

55 Soal (Essay) Studi Kelayakan Bisnis Beserta Jawaban

Soal (Uraian) Materi Studi Kelayakan Bisnis


1. Jelaskan Pengertian Studi Kelayakan Bisnis (SKB)

Jawaban:
Pengertian studi kelayakan bisnis iyalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi serta budaya, aspek pasar serta pemasaran, aspek teknis serta teknologi sampai dengan aspek manajemen serta keuangannya, dimana hal itu digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan serta hasilnya digunakan untuk mengambil sebuah keputusan.


2. Sebutkan dan berikan penjelasan tentang siapa saja yang bisa memanfaatkan hasil dari suatu Studi Kelayakan Bisnis (SKB)

Jawaban:
1. Pihak Investor .
Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang dibuat , dikarenakan investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh serta jaminan modal yang akan ditanamkan.
2. Pihak Kreditor atau lembaga perbankan .
Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis serta mempertimbangkan bonafiditas serta tersedianya agunan yang dimilliki.Studi kelayakan bisnis dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk dapat memberikan pinjaman.
3. Pihak Manajemen Perusahaan .
Sebagai leader(pemimpin) manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk dapat mengetahui dana yang akan dibutuhkan serta digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan atau mengolah usaha atau proyek.
4. Pihak Pemerintah dan Masyarakat.
Studi kelayakan bisnis digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam memberikan izin usaha atau proyek. masyarakat juga perlu mengetahui serta memahami studi kelayakan bisnis rencana uaha ataupun proyek tersebut untuk di jadikan dasar dalam pengambilan keputusan memberikan izin.
5. Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi .
kebijaksanaan pembangunan ekonomi dirancang serta dirumuskan oleh pemerintah. sedangkan pelaksanaan dilakukan oleh masyarakat melalui bermacam macam pelaksanaan usaha proyek.berarti pelaksanaanpembangunan juga berpedoman pada studi kelayakan bisnis dari masing-masing rencana usaha atau proyek


3. Menurut Saudara hal-hal atau masalah apa saja yang perlu dianalisa dalam suatu laporan Studi Kelayakan Bisnis (SKB)

Jawaban:
- Aspek Pasar dan Pemasaran
- Aspek Teknis dan Teknologi
- Aspek Manajemen
- Aspek Hukum
- Aspek Lingkungan
- Aspek Keuangan
- Aspek Ekonomi dan Sosial


4. Apa saja studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menentukan apakah suatu bisnis layak dijalankan atau tidak. Kegiatan ini meliputi identifikasi masalah, peluang, menentukan tujuan, menggambarkan bagaimana situasi bisnis dan menilai berbagai manfaat yang dihasilkan.


5. Mengapa kita perlu melakukan studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Study kelayakan dilakukan sebelum suatu usaha atau proyek dijalankan karena dengan melakukan studi kelayakan usaha tersebut maka kita dapat mengetahui layak atau tidaknya usaha tersebut dijalankan, jika dianggap layak dan bisa menghasilkan keuntungan maka bisnis atau proyek tersebut direalisasikan, dan jika tidak maka dihentikan.


6. Apakah bentuk dari hasil studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Hasil studi kelayakan bisnis adalah ukuran kinerja atau indikasi yang diberikan. Anda dapat melihat kinerja dari hasil yang telah Anda capai, sehingga Anda dapat melihat tingkat kinerja manajemen dalam pelaksanaan proyek atau bisnis.


7. Apa yang akan terjadi apabila seorang pelaku bisnis tidak melakukan studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Kemungkinan adanya kegagalan sangat besar, karena tidak diketahui return on investment dari usaha tersebut. Artinya, tanpa studi kelayakan bisnis, bisa saja ternyata usaha yang kita jalankan tidak layak. Perhitungan return of investment sangat penting dalam menggaet investor atau memuluskan rencana pinjaman ke bank.


8. Apa saja manfaat atau keuntungan yang diperoleh setelah melakukan studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Menurut penuturan dari seorang ahli yaitu Kasmir dan Jakfar, ada beberapa tujuan melakukan studi kelayakan bisnis yaitu: Mengurangi resiko terjadinya kerugian. Memudahkan perencanaan kedepannya. Memudahkan dalam pelaksanaan kerja.


9. Apa penyebab terjadinya kegagalan usaha walaupun telah dilakukan studi kelayakan?

Jawaban:
Walau sudah dilakukanstudi kelayakan usaha secara baik dan benar, faktor kegagalan tetaplah ada, penyebab kegagalan tersebut adalah: ... Unsur kesengajaan, yaitu faktor-faktor yang disengaja atau mungkin ada pesaing yang merasa terancam sehingga membuat strategi licik untuk mengagalkan usaha yang akan kita bangun


10. Apakah jika sebuah bisnis dianggap layak maka bisnis tersebut pasti sukses?

Jawaban:
Apakah jika bisnis dinilai layak, usaha tersebut pasti sukses? Belum tentu, tahap studi kelayakan hanya mencerminkan kemungkinan berjalannya proses bisnis yang dijalankan. Adapun kesuksesan bisnis lebih bergantung pada eksekusinya itu sendiri mulai dari strategi marketing hingga elemen bauran pemasarannya


11. Untuk mengetahui suatu produk layak atau tidak di mata konsumen maka langkah yang dilakukan adalah?

Jawaban:
Langkah yang dilakukan adalah​ studi kelayakan bisnis.


12. Apa yang mendasari kegagalan dalam pelaksanaan usaha?

Jawaban:
1. Tidak kompeten dalam manajerial. Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan mengelola usaha dan pengetahuan merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.
2. Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan, sumber daya keterampilan mengelola kemampuan manusia, maupun mengintegrasikan operasi perusahaan.
3. Kurang dapat mengendalikan keuangan Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat Kekeliruan dalam memelihara aliran kas akan menghambat operasional perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
4. Gagal dalam perencanaan. Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.
5. Lokasi yang kurang memadai. Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha peralatan.
6. Kurangnya pengawasan Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan dapat mengakibatkan alat tidak penggunaan efisien dan tidak efektif.
7. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha. Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi besar.


13. Faktor apa yang membuat studi kelayakan bisnis mengalami kesalahan?

Jawaban:
Penyebab kegagalan analisis studi kelayakan tersebut lebih merujuk ke personal jika ia membuat analisis sendiri, tapi bisa pula salahnya merujuk ke lembaga konsultant atas desakan si client sendiri. Kesalahan yang ditimbulkan oleh si personal/client : Tidak jujur memberikan data. Tidak serius memberi informasi terkait


14. Apa yang membuat suatu usaha dikatakan layak?

Jawaban:
suatu usaha dikatakan layak jika nilai BEP produksi lebih besar dari pada jumlah unit yang diproduksi.


15. Mengapa aspek pasar dan pemasaran perlu dianalisis dalam studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis perlu diperhatikan karena mengacu pada ada tidaknya peluang pasar untuk sebuah produk. Oleh karena itu, semua perusahaan perlu melakukan analisis mendalam terkait aspek pasar dan pemasaran saat menjalankan bisnisnya.


16. Bagaimana cara menguji kelayakan bisnis?

Jawaban:
Inilah 6 Cara Untuk Menguji Kelayakan Usaha
1. Lakukan Analisa Pendahuluan
2. Pertimbangkan Pilihan Kamu
3. Mulai Pikirkan Tuntutan Ide Kamu
4. Mulai Melakukan Kompetisi
5. Pertimbangkan Apa Yang Memang Dibutuhkan
6. Putuskan Jika Memang Perlu Konsultan Ahli.


17. Kenapa masyarakat membutuhkan studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Studi kelayakan bisnis digunakan untuk mendukung proses pengambilan keputusan berdasarkan kelangsungan usaha atau proyek yang sebenarnya. SKB tidak hanya membantu memetakan masalah namun juga Menyusun segala aspek di dalam studi kelayakan seperti: aspek pasar, pemasaran, sdm, hingga keuangan.


18. Mengapa manajemen memerlukan studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Umumnya tujuan dari studi kelayakan bisnis adalah untuk menghindari resiko kegagalan besar dari kegiatan yang tidak menguntungkan. Studi kelayakan bisnis dibuat untuk berbagai pihak, baik untuk pihak internal perusahaan maupun pihak external perusahaan.


19. Apa manfaat studi kelayakan bisnis bagi pemerintah?

Jawaban:
Pemerintah: pemerintah punya kepentingan terhadap sebuah studi kelayakan bisnis. Studi kelayakan yang baik akan membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. ... Manajemen: sistem dan pihak manajemen juga membutuhkan informasi dari sebuah studi kelayakan bisnis


20. Apa manfaat studi kelayakan bisnis bagi investor pemerintah dan masyarakat?

Jawaban:
Laporan studi kelayakan bisnis berguna bagi investor untuk menentukan berapa banyak modal yang akan ia investasikan dalam suatu perusahaan. Dengan hasil studi kelayakan bisnis yang baik maka akan membuat investor berani menanamkan modal yang besar. ... Dengan begitu investasi anda akan terlindungi.


21. Persyaratan teknis apa saja yang penting dari suatu produk?

Jawaban:
Persyaratan teknis yang paling penting adalah sebagai berikut:
Desain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya.
Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan.
Daya tahan bahan baku produk.


22. Sebut dan jelaskan syarat syarat apa saja yang harus diperhatikan di dalam membuat laporan studi kelayakan?

Jawaban:
Harus memenuhi syarat sebagai berikut :
1. Laporan Studi Kelayakan harus Komunikatif.
2. Harus Didokumentasikan.
3. Bersifat Objektif.
4. Realistis.


23. Menurut Anda mengapa analisis teknikal perlu dilakukan bahkan meskipun proyek tersebut tidak layak secara teknis dan apa saja hal hal yang perlu dianalisis?

Jawaban:
Analisis teknikal perlu dilakukan bahkan meskipun proyek tersebut tidak layak secara teknis karena analisis teknikal bertujuan untuk menggali informasi mengenai perkiraan biaya teknis proyek, biaya pengeluaran produksi, biaya uji coba serta faktor lain yang berkaitan dengan kebutuhan proyek. Suatu proyek dikatakan tidak layak secara analisis teknikal apabila adanya pengambilan keputusan yang salah mengenai pelaksanaan proyek tersebut. Agar terhindar dari pengambilan keputusan yang salah tersebut, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Persyaratan pertama adalah berkenaan dalam pemilihan teknologi yang akan digunakan di dalam proyek. Tujuannya adalah untuk menghindari penggunaan teknologi yang tidak sesuai dan untuk membuktikan bahwa berbagai alternatif telah dipertimbangkan. Dengan analisis teknikal, hal-hl bisa disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan misalnya dalam penentuan teknologi yang digunakan dalam suatu proyek, regulasi lingkungan pemerintahan setempat


24. Mengapa analisis Teknikal perlu dilakukan?

Jawaban:
Analisis Teknikal digunakan untuk menganalisis harga berdasarkan data harga masa lalu. Dengan data tersebut analis mencoba untuk melihat adanya suatu trend harga yang terjadi. Untuk mendeteksi Trend dari suatu harga instrumen trading, maka ada beberapa indikator yang dapat digunakan.


25. Mengapa Tahap pertama dalam analisis teknikal?

Jawaban:
Tahap pertama dalam analisis teknikal adalah menentukan alternatif teknologi yang ada untuk menghasilkan suatu barang atau jasa. ... Tujuan tahap ini adalah (a) untuk menghindari penggunaan teknologi yang tidak sesuai dan (b) untuk membuktikan bahwa berbagai alternatif telah dipertimbangkan.


26. Bagaimana sebuah bisnis dinyatakan layak berdasarkan aspek teknis dan teknologi?

Jawaban:
Suatu ide bisnis dapat dinyatakan layak berdasarkan aspek teknis dan teknologi jika berdasarkan hasil analisis ide bisnis dapat dibangun dan dijalankan dengan baik.


27. Pada prinsipnya apa yang perlu diteliti di dalam studi aspek pasar atau studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Pasar dan pemasaran merupakan aspek dasar yang diteliti dalam studi kelayakan. ... Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni potensi pasar, jumlah konsumen, daya beli masyarakat, segmentasi, situasi persaingan di industri tersebut, dan lain-lain.


28. Faktor apa yang menentukan pemilihan teknologi?

Jawaban:
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih teknologi adalah : Price, harga sesuai dengan Teknologi Informasi yang didapat. Performance, diukur dari kemampuan, kapasitas dan kecepatan Teknologi Informasi menangani proses maupun penampungan data.


29. Jelaskan apa saja yang perlu dijelaskan dari aspek keuangan di dalam studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
“Aspek keuangan pada studi kelayakan bisnis digunakan untuk menilai keuangan perusahaan diantaranya yaitu: perolehan sumber dana, estimasi pendapatan dan jenis investasi beserta biaya yang dikeluarkan selama investasi serta proyeksi laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, neraca dan arus kas”.


30. Secara spesifik apa saja tujuan analisis aspek hukum pada studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Secara spesifik analisis aspek hukum pada studi kelayakan bisnis bertujuan untuk:
a) Menganalisis legalitas usaha yang dijalankan
b) Menganalisis ketepatan bentk badan hukum dengan ide bisnis yang akan dilaksanakan
c) Menganalisis kemampuan bisnis yang akan diusulkan dalam memenuhi persyaratan perizinan


31. Mengapa aspek lingkungan hidup amdal penting untuk dianalisis kelayakannya dalam SKB?

Jawaban:
Aspek lingkungan menjadi penting dalam Studi Kelayakan Bisnis karena lingkungan dapat menjadi peluang bagi bisnis, tapi disisi lain juga bisa menjadi ancaman bagi perkembangan bisnis. ... Karena bisnis dapat menimbulkan berbagai aktivitas yang menimbulkan dampak bagi lingkungan di sekitar lokasi bisnis.


32. Mengapa kita perlu memperhatikan mempertimbangkan aspek teknis dan manajemen organisasi pada studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Memperhatikan/mempertimbangkan aspek teknis dan manajemen organisasi pada studi kelayakan bisnis karena, sebagai berikut: Aspek teknis, karena pada aspek ini terjadi proses pengembangan bisnis dan juga operasional di dalamnya, maka dari itu aspek ini harus dipertimbangkan.


33. Hal hal apakah yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian aspek teknis operasi dari suatu perusahaan?

Jawaban:
Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam aspek ini adalah masalah penentuan lokasi, luas produksi, tata letak (layout), penyusunan peralatan pabrik dan proses produksinya termasuk pemilihan teknologi.


34. Bagaimana poin cash flow menjadi sangat penting dalam hal menilai aspek keungan dalam studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Poin cash flow menjadi sangat penting dalam hal menilai aspek keungan dalam studi kelayakan bisnis. Karena ia menggambarkan berapa uang yang masuk dan berapa uang yang keluar dalam suatu periode sebuah usaha berjalan. ... Operational Cashflow, yaitu kas yang terhitung baik masuk ataupun keluar selama sebuah usaha berjalan


35. Mengapa dalam penyusunan studi kelayakan perlu manajemen?

Jawaban:

Tujuan studi aspek manajemen adalah untuk mengetahui apakah kegiatan dan implementasi bisnis dapat direncanakan, dilaksanakan sehingga rencana bisnis dapat dinyatakan layak atau sebaliknya tidak layak.


36. Mengapa aspek pasar dan pemasaran perlu diteliti dan dianggap perlu?

Jawaban:
Aspek pasar dan pemsaram perlu diteliti karena sangat penting menyangkut hal-hal berkaitan dengan strategi berbisnis (marketing) sehingga apabilatidak dianalisis akan berakibat fatal bagi perusahaan di kemudian hari.


37. Jelaskan hal-hal apa saja yang diperlukan dalam penilaian aspek keuangan?

Jawaban:
Secara keseluruhan, penilaian dalam aspek keuangan meliputi hal-hal seperti:
1. Sumber-sumber dana yang diperoleh.
2. Kebutuhan biaya investasi. ...
3. Estimasi pendapatan dan biaya investasi, termasuk jenis dan jumlah biaya selama umur investasi. ...
4. Proyek neraca dan laporan rugi laba. ...
5. Kriteria penilaian investasi.


38. Apa saja yang dapat menjadi sumber dana dalam aspek keuangan?

Jawaban:
1. Aspek Keuangan:
2. SUMBER DANA.
3. Modal Pinjaman.
4. Modal Sendiri.
5. Komponen biaya
6. Biaya Pra-Investasi.
7. Biaya Pembelian Aktiva Tetap.
8. Biaya Operasional.


39. Dokumen apa saja yang harus ada dan diteliti dalam aspek hukum pada studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
1. Dokumen yang diteliti
2. Bentuk Badan Usaha.
3. Bukti Diri.
4. Tanda daftar perusahaan (TDP)
5. NPWP.
6. Izin-izin perusahaan.
7. Keabsahan dokumen lainnya.


40. Apakah setiap usaha harus memenuhi kelayakan secara analisis dampak lingkungan?

Jawaban:
Pasal 15 Undang‑undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang setiap rencana usaha dan/atau kegiatan yang kemungkinan dapat menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan wajib memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup.


41. Apa saja aspek AMDAL?

Jawaban:
Hal–hal yang dikaji dalam proses AMDAL adalah aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial budaya, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.


42. Jelaskan manfaat apa saja yang diperoleh investor dengan mengadakan studi kelayakan perusahaan?

Jawaban:
Laporan studi kelayakan bisnis berguna bagi investor untuk menentukan berapa banyak modal yang akan ia investasikan dalam suatu perusahaan. Dengan hasil studi kelayakan bisnis yang baik maka akan membuat investor berani menanamkan modal yang besar.


43. Apa saja pertimbangan dalam menentukan suatu lokasi baik untuk kantor pusat gudang pabrik maupun kantor cabang?

Jawaban:
Secara umum pertimbangan untuk menentukan lokasi adalah sebagai berikut :
1. Jenis usaha yang dijalankan;
2. Dekat dengan konsumen atau pasar;
3. Dekat dengan bahan baku;
4. Ketersediaan tenaga kerja;
5. Sarana dan prasarana (tranportasi, listrik dan air);
6. Dekat lembaga permeritahan;
7. Dekat dengan lembaga keuangan;
8. Berada di kawasan industry;
9. Kemudahan untuk melakukan ekspansi atau perluasan;
10. Kondisi adat istiadat, budaya dan sikap masyarakat setepat;
11. Hukum yang berlaku di wilayah setempat;
12. Dan pertimbangan lainnya.


44. Anda diminta untuk membuat pabrik tekstil pertimbangan apa saja yang anda perlukan dalam memilih lokasi tapak yang baik?

Jawaban:
Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan atau pemilihan lokasi adalah:
1. Tersedia tenaga kerja dan tenaga ahli
2. Tersedia fasilitas
3. Tersedia transportasi
4. Tersedia masukan
5. Tersedia jasa-jasa
6. Kecocokan tanah dan iklim
7. Peraturan-peraturan regional
8. Ruangan untuk perluasan
9. Persyaratan keamanan
10. Biaya tempat


45. Kapan perlu melakukan studi kelayakan bisnis?

Jawaban:
Studi kelayakan bisnis umumnya dilakukan oleh perusahaan sebelum mengeksekusi rencana bisnisnya. ... Faktor-faktor tersebut meliputi ekonomi, hal teknis, hukum dan pertimbangan penjadwalan, dengan tujuan untuk menyukseskan sebuah proyek dan menentukan layak tidaknya bisnis yang akan dijalankan.


46. Jelaskan tujuan studi kelayakan bisnis dalam mengurangi risiko kerugian

Jawaban:
Meminimalkan risiko yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan. Hal ini karena segala hal yang akan datang tidak dapat diprediksi, sehingga perlu untuk melakukan analisis studi kelayakan untuk memperkecil risiko.
 

47. Jelaskan tujuan studi kelayakan bisnis dalam memudahkan perencanaan bisnis

Jawaban:
Dengan adanya studi kelayakan bisnis, maka kedepannya mempermudah perencanaan bisnis, Perencanaan yang meliputi jumlah modal, waktu pelaksanaan, lokasi, cara pelaksanaan, besarnya keuntungan serta keuntungan serta bagaimana pengawasan bila terjadi penyimpangan.


48. Jelaskan tujuan studi kelayakan bisnis dalam memudahkan pelaksanaan pekerjaan!

Jawaban:
Perencanaan yang disusun dapat mempermudah penerapannya, proses bisnis yang dilakukan secara tersusun membuat setiap orang dalam bisnis mempunyai pedoman dan tetap fokus pada tujuan, lalu rencana bisnis dapat tercapai sesuai dengan apa yang di rencanakan.
 

49. Jelaskan tujuan studi kelayakan bisnis dalam memudahkan pengawasan !

Jawaban:
Dengan pelaksanaan yang sesuai dengan rencana yang telah disusun berdasarkan studi kelayakan bisnis, maka pengawasan dalam proses bisnis akan lebih mudah. Pengawasan dilakukan, agar jalannya usaha tetap pada jalur dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

50. Jelaskan tujuan studi kelayakan bisnis dalam memudahkan pengendalian

Jawaban:
Bila terjadi penyimpangan pada bisnis, Anda akan mudah untuk memperbaikinya dan dapat langsung untuk dikendalikan sehingga penyimpangan yang terjadi tidak terlalu jauh.


51. Jelaskan tahapan dan contoh studi kelayakan bisnis tentang penemuan ide !

Jawaban:
Agar dapat menghasilkan ide bisnis yang laku di pasaran dan menguntungkan, diperlukan penelitian yang terorganisasi dengan baik serta dukungan sumber daya yang memadai. Seperti ide, pengambilan keputusan yang benar dan yakin bahwa ide Anda menghasilkan laba. Contoh, Anda memiliki ide menjual sambal dengan resep nenek moyang.


52. Jelaskan tahapan dan contoh studi kelayakan bisnis tentang penelitian!
 
Jawaban:
Setelah ide bisnis dipilih, Anda harus mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menginterpretasikan hasil, menyimpulkan dan membuat laporan hasil atas bisnis Anda. Ide tersebut dikaji berdasarkan aspek keuangan, manajemen, dan aspek lainnya secara mendalam untuk mendapat masukan dan mengevaluasi bisnis tersebut.


53. Jelaskan tahapan dan contoh studi kelayakan bisnis tentang evaluasi!

Jawaban:
Anda membandingkan ide bisnis anda dengan satu atau lebih standar lainnya sesuai dengan studi kelayakan bisnis. Contoh, Anda membandingkan seluruh ongkos yang akan ditimbulkan dengan benefit yang akan diperoleh. Agar selalu bekerja secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan, dalam operasional perlu juga mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan, pemasaran, produksi dan operasi.


54. Jelaskan tahapan dan contoh studi kelayakan bisnis tentang pengurutan usulan yang layak!

Jawaban:
Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak, perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang mempunyai skor tertinggi jika dibanding usulan lain berdasar kriteria penilaian yang telah ditentukan.


55. Jelaskan tahapan dan contoh studi kelayakan bisnis tentang rencana pelaksanaan!

Jawaban:
Setelah rencana bisnis dipilih, perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. Mulai dari penentuan jenis pekerjaan, jumlah dan kualifikasi karyawan, ketersediaan dana dan sumber daya lain serta kesiapan manajemen. Contohnya, setelah yang dipilih adalah rencana bisnis A, maka pelaksanaan untuk membangun proyek bisnis A serta rencana operasional rutinnya perlu disiapkan.