Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

22 Quiz Materi Analisis Data Lengkap Jawaban

Soal (Esai) Materi Analisis Data


16. Uraikan komponen keakuratan data/informasi yang berkaitan dengan Completeness!

Jawaban:  
Komponen ini dapat berarti bahwa informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yang baik. Hal tersebut dapat terjadi karena bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian tentunya akan mengaruhi dalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keseluruhan. Jadi akan berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mengontrol atau memecahkan suatu maslaah yang terjadi dalam suatu organisasi tersebut.


17. Jabarkan hubungan mendasar file basis data antara Security Problem!

Jawaban:  
Data jenis ini berhubungan dengan masalah keamanan data dalam sistem basis data. Pada prinsipnya, file basis data hanya boleh digunakan oleh pemakai tertentu yang memilikin wewenang untuk mengaksesnya. Pembatasan ini dikendalikan secara intern dalam program aplikasi yang digunakan. Teknik yang bisa digunakan adalah pemakaian password pada awal proses maupun password berlapis yang diberikan pada awal setiap proses. Adapun, untuk melindungi data dari kerusakan biasanya dapat dibuat backup data.


18. Jelaskan yang dimaksud interprestasi data!

Jawaban:  
Proses interprestasi data sebenarnya sudah dilakukan bersamaan ketika koding. Saat mengklarifikasi, peneliti membacar transkrip dengan teliti lalu memecahnya ke dalam beberapa tema yang sudah diturunkan dari rumusan masalah penelitian. Ketika mengklarifikasi itulah upaya interprestasi data dilakukan. Langkah memahami data sosial secara interpretatif ini mengindikasikan adanya unsur subjektivitas peneliti dalam analisis data kualitatif. Sebagaimana proses koding, usaha menginterprestasi data tidak dilakukan sekali saja, tetapi berulang. Data tekstual yang sudah dikategorisasi sesuai tema diinterprestasi kembali dalam rangka mencari hubungan antartema dalam label atau kode yang berbeda. Riset sosial selalu melibatkan interprestasi. Di satu sisi, interprestasi mengindikasikan unsur subjektif dalam penelitian. Di sisi lain, justru di situlah kekuatan riset kualitatif dimana peneliti sebagai bagian dari instrument riset berperan sangat penting dalam proses analisis.


19. Mengapa performing statistics sangat penting dilakukan?

Jawaban:  
Setelah data di-entry ke software statistic siap diterapkan. Tahapan teknis analisis data stastik harus dikuasai oleh peneliti atau pengolah data. Analisis menggunakan SPSS secara teknis tentu saja berbeda dengan STATA atau lainnya. Sesuai dengan keahlian dan tingkat familiaritas peneliti terhadap software statistic, teknik analisis siap diterapkan. Output dari analisis menggunakan SPSS atau STATA bisa ditampilkan dalam beragam bentuk seperti diagram, tabel, grafik, atau lainnya. Sebelumnya, peneliti memeriksa nilai elemen-elemen penting dalam statistic, seperti p-value, outliers, chisquare, dan sebagainya.


20. Tuliskan beberapa bentuk pengolahan data yang sering digunakan!

Jawaban:  
Beberapa bentuk pengolahan data yang sering digunakan adalah sebagai berikut.
a. Pengolahan data dengan pengurutan, pengelompokan, pemilihan, dan pengabaikan data yang tidak diperlukan
b. Pengelolaan secara aritmatika seperti perkalian, pembagian, penambahan, pengurangan, pembulatan atau penghilangan pecahan
c. Pengolahan secara statistika seperti rataan, minimum, maksimum, standar deviasi, dan distribusi frekuensi


21. Bagaimanakah posisi penempatan Field dalam sebuah data base?

Jawaban:  
Field adalah kumpulan dari data karakter yang membentuk satu arti. Jadi, jika terdapat field misalnya seperti nomer barang atau nama barang, maka yang dipaparkan dalam field tersebut harus yang berkaitan dengan nomer barang dan nama barang. Definisi field yang lainnya, yaitu tempat atau kolom yang terdapat dalam suatu tabel untuk mengisikan nama-nama (data) field yang akan diisikan.


22. Uraikan mengenai proses mengolah data kompleks!

Jawaban:
Basis data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data, menghindari duplikasi data, hubungan antardata yang tidak jelas, serta update yang rumit. Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan peranngkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (Database Management System-DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memberi peluang pada pengguna database (database user) untuk memelihara, menontrol, dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain, semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. Terdapat beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS, yaitu mengolah pendefinisian data, menangani permintaan pemakai untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integrii data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun disk dan menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien.