Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

48 Soal Pemasangan Infus Beserta Jawaban

Kumpulan Soal Pilihan Ganda Materi Pemasangan Infus

1. Infus merupakan salah satu cara memberikan obat atau cairan melalui?
a. Mulut
b. Kulit
c. Vena
d. Usus
Jawaban: c

2. Alat apa yang digunakan untuk memasang infus?
a. Jarum
b. Karet infus
c. Selang infus
d. Semua jawaban benar
Jawaban: d

3. Pada umumnya, infus dipasang di bagian tubuh yang mana?
a. Tangan
b. Kaki
c. Leher
d. Semua jawaban benar
Jawaban: d

4. Sebelum memasang infus, apa yang harus dilakukan?
a. Menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan
b. Membersihkan area yang akan dipasangi infus
c. Menggunakan sarung tangan steril
d. Semua jawaban benar
Jawaban: d

5. Tujuan dari pemasangan infus adalah?
a. Memberikan obat atau cairan
b. Mengambil darah
c. Memasukkan alat kedalam tubuh
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

6. Apa yang harus dilakukan jika selang infus bocor?
a. Membiarkannya saja
b. Memperbaiki sendiri
c. Melaporkan ke tenaga medis
d. Semua jawaban benar
Jawaban: c

7. Pada kondisi apa infus harus segera dicabut?
a. Kulit disekitar infus membengkak
b. Infus sudah tidak diperlukan lagi
c. Cairan infus mengalir dengan lambat
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

8. Apa yang harus dilakukan jika infus tersumbat?
a. Mempercepat aliran infus
b. Menambah jumlah cairan yang diinfuskan
c. Mengganti jarum infus
d. Semua jawaban benar
Jawaban: c

9. Bagaimana cara memeriksa kecepatan aliran infus?
a. Memeriksa selang infus
b. Memeriksa detak jantung pasien
c. Memeriksa stopwatch
d. Semua jawaban benar
Jawaban: c

10. Infus yang dipasang terlalu lama dapat menyebabkan?
a. Infeksi
b. Pembengkakan
c. Kegagalan organ
d. Semua jawaban benar
Jawaban: d

11. Bagaimana cara membersihkan area sekitar kulit sebelum memasang infus?
a. Membersihkan dengan alkohol atau povidone-iodine
b. Membersihkan dengan sabun dan air
c. Membiarkan saja
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

12. Jenis infus yang dipilih tergantung pada?
a. Jenis cairan yang akan diinfuskan
b. Umur pasien
c. Kondisi pasien
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

13. Jenis infus yang dipilih tergantung pada?
a. Jenis cairan yang akan diinfuskan
b. Umur pasien
c. Kondisi pasien
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

14. Pada pasien yang memiliki gangguan pembekuan darah, infus harus dipasang dengan hati-hati karena?
a. Berpotensi menyebabkan perdarahan
b. Tidak akan berpengaruh apa-apa
c. Akan menyebabkan infus tersumbat
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

15. Saat memasang infus, jarum harus dimasukkan secara?
a. Perlahan
b. Cepat
c. Tergantung pada pasien
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

16. Setelah memasang infus, apa yang harus dilakukan untuk memastikan jarum tidak keluar?
a. Memegang erat jarum dengan jari
b. Membalut jarum dengan perban
c. Menutup jarum dengan penutup
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b


17. Jika pasien mengalami reaksi alergi saat infus diinfuskan, apa yang harus dilakukan?
a. Meninggikan bagian tubuh yang terpasang infus
b. Menghentikan pemberian obat atau cairan
c. Memberikan obat anti alergi
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

18. Apa yang harus dilakukan jika pasien mengalami ketidaknyamanan setelah infus dipasang?
a. Membuka jarum infus
b. Memberikan obat pereda nyeri
c. Meninggikan bagian tubuh yang terpasang infus
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

19. Pada pasien dengan kondisi yang mengharuskan pemasangan infus jangka panjang, bagaimana cara merawat kulit di sekitar infus?
a. Membersihkan dengan alkohol atau povidone-iodine
b. Membersihkan dengan sabun dan air
c. Membiarkan saja
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

20. Pada pasien yang memiliki alergi terhadap bahan karet, alat apa yang digunakan sebagai pengganti karet infus?
a. Selang PVC
b. Selang silikon
c. Selang teflon
d. Semua jawaban benar
Jawaban: c

21. Bagaimana cara memasang selang infus yang benar?
a. Mengikatkan karet infus di lengan pasien
b. Memasukkan selang infus ke dalam jarum
c. Menggulung selang infus
d. Semua jawaban salah
Jawaban: b

22. Saat memasang infus, kenapa harus memakai sarung tangan steril?
a. Agar terhindar dari penularan penyakit
b. Agar memudahkan memegang jarum infus
c. Agar kulit tangan tidak kotor
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

23. Pada pasien dengan kondisi yang mengharuskan infus jangka panjang, bagaimana cara menjaga kebersihan kulit di sekitar infus?
a. Membersihkan dengan alkohol atau povidone-iodine
b. Membersihkan dengan sabun dan air
c. Tidak perlu membersihkan
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

24. Apa yang harus dilakukan jika infus terlepas saat pasien sedang tidur?
a. Pasang kembali infus
b. Tunggu hingga pasien bangun
c. Hentikan penggunaan infus
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

25. Pada pasien yang membutuhkan pemasangan infus di area kepala, jenis infus yang digunakan adalah?
a. Infus sentral
b. Infus perifer
c. Infus epidural
d. Semua jawaban salah
Jawaban: a

26. Selama pemasangan infus, bagaimana cara memastikan bahwa jarum infus sudah masuk ke dalam vena?
a. Mengeluarkan darah dari jarum infus
b. Memeriksa tekanan darah pasien
c. Memeriksa suhu tubuh pasien
d. Semua jawaban salah
Jawaban: a

27. Apa yang harus dilakukan jika infus tampak merembes di bawah kulit?
a. Menghentikan penggunaan infus
b. Memasang kembali infus di tempat yang baru
c. Menggunakan perban untuk menutup area yang merembes
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

28. Jika pasien mengalami pembengkakan pada area yang terpasang infus, apa yang harus dilakukan?
a. Meninggikan bagian tubuh yang terpasang infus
b. Memberikan obat anti peradangan
c. Memeriksa ulang posisi jarum infus
d. Semua jawaban benar
Jawaban: c

29. Infus sentral dipasang di area?
a. Tangan
b. Lengan atas
c. Kepala
d. Semua jawaban salah
Jawaban: b

30. Pada pasien yang memiliki gangguan jantung, jenis cairan infus yang diberikan harus diatur agar tidak menimbulkan?
a. Gagal jantung
b. Infark miokard
c. Hipertensi
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

31. Pada pasien yang memiliki gangguan pernapasan, jenis cairan infus yang diberikan harus diatur agar tidak menimbulkan?
a. Hiperventilasi
b. Hipoksemia
c. Bronkitis
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

32. Apa yang harus dilakukan jika pasien mengalami rasa sakit atau nyeri saat infus dipasang?
a. Menghentikan pemasangan infus
b. Melanjutkan pemasangan infus
c. Memberikan obat pereda nyeri sebelum pemasangan infus
d. Semua jawaban benar
Jawaban: c

33. Infus perifer umumnya dipasang di?
a. Vena jugularis
b. Vena femoralis
c. Vena basilica atau cephalica
d. Semua jawaban salah
Jawaban: c

34. Infus intravena biasanya digunakan untuk?
a. Memberikan nutrisi
b. Memberikan obat
c. Memberikan cairan
d. Semua jawaban benar
Jawaban: d

35. Pada pasien yang memiliki gangguan hati, jenis cairan infus yang diberikan harus diatur agar tidak menimbulkan?
a. Hepatitis
b. Sirosis
c. Kanker hati
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

36. Infus sentral umumnya dipasang di?
a. Vena jugularis
b. Vena femoralis
c. Vena basilica atau cephalica
d. Semua jawaban salah
Jawaban: a

37. Pada pasien dengan kondisi demam, jenis cairan infus yang diberikan harus diatur agar tidak menimbulkan?
a. Hipotermia
b. Hipertensi
c. Hipotensi
d. Semua jawaban salah
Jawaban: c

38. Pada pasien dengan kondisi yang mengharuskan penggunaan infus jangka panjang, infus perlu diganti setiap?
a. 6 jam sekali
b. 12 jam sekali
c. 24 jam sekali
d. 48 jam sekali
Jawaban: c

39. Apa yang harus dilakukan jika terdapat tanda-tanda infeksi pada area pemasangan infus?
a. Menghentikan penggunaan infus
b. Memberikan antibiotik
c. Memasang kembali infus di tempat yang baru
d. Semua jawaban benar
Jawaban: d

40. Infus yang digunakan untuk memberikan nutrisi biasanya disebut sebagai?
a. Infus elektrolit
b. Infus glukosa
c. Infus lipid
d. Semua jawaban salah
Jawaban: c

41. Pada pasien dengan gangguan pembuluh darah, jenis infus yang digunakan adalah?
a. Infus sentral
b. Infus perifer
c. Infus epidural
d. Semua jawaban salah
Jawaban: a

42. Pada pasien dengan gangguan lambung, jenis cairan infus yang diberikan harus diatur agar tidak menimbulkan?
a. Nyeri ulu hati
b. Mual dan muntah
c. Diare
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

43. Infus perifer dipasang dengan cara memasukkan jarum infus pada vena yang terletak di bawah kulit di?
a. Lengan bawah
b. Tangan
c. Kepala
d. Semua jawaban salah
Jawaban: a

44. Pada pasien dengan gangguan ginjal, jenis cairan infus yang diberikan harus diatur agar tidak menimbulkan?
a. Gagal ginjal
b. Edema
c. Hipotensi
d. Semua jawaban benar
Jawaban: a

45. Infus intravena ditempatkan pada vena yang lebih besar dibandingkan infus perifer, karena?
a. Dapat memberikan cairan lebih banyak dalam waktu yang singkat
b. Tidak menimbulkan rasa sakit saat dipasang
c. Lebih mudah dipasang
d. Semua jawaban salah
Jawaban: a

46. Pada pasien yang menderita penyakit jantung, jenis cairan infus yang diberikan harus diatur agar tidak menimbulkan?
a. Hipertensi
b. Gagal jantung
c. Serangan jantung
d. Semua jawaban benar
Jawaban: b

47. Saat memasang infus, bagaimana cara memastikan jarum infus berada di dalam vena?
a. Meraba area sekitar vena
b. Memeriksa suhu tubuh pasien
c. Memeriksa tekanan darah pasien
d. Semua jawaban salah
Jawaban: a

48. Infus yang digunakan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang karena pendarahan atau luka bakar disebut?
a. Infus elektrolit
b. Infus darah
c. Infus glukosa
d. Semua jawaban salah
Jawaban: b