Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

40 Pertanyaan Tentang Peristiwa Alam Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai) Materi Peristiwa Alam

15. Bagaimana peristiwa longsor itu terjadi?

Jawaban:
Tanah yang bergeser menyebabkan erosi tanah dan kemudian terjadi longsor. Erosi merupakan pengikisan tanah yang disebabkan aliran air permukaan atau air hujan, sungai-sungai atau gelombang laut yang menggerus lereng tanah. Air yang menggerus lereng-lereng ini akhirnya bertambah curam dan menjadi penyebab longsor.


16. Apa saja contoh fenomena hidrosfer?

Jawaban:
7 fenomena hidrosfer yang luar biasa berikut ini.
1. Sungai di dasar laut
2. Danau dengan 3 warna berbeda
3. Salju abadi di Puncak Gunung Jayawijaya
4. Pertemuan dua air sungai yang tidak menyatu
5. Air Laut di Selat Gibraltar
6. Gletser abadi di Pegunungan Karakoram
7. Danau Mendidih di Dominika


17. Apa perbedaan bencana alam dengan gejala alam?

Jawaban:
Gejala alam merupakan peristiwa yang disebabkan oleh aktivitas alam. Terdapat perbedaan antara gejala alam dan pengertian bencana alam, yaitu bencana alam merupakan bentuk gejala alam yang dapat merugikan manusia karena dapat merenggut nyawa manusia dan menghancurkan harta bendanya.


18. Apa saja jenis jenis gempa bumi?

Jawaban:
Golongan gempa bumi berdasarkan penyebabnya terdiri dari tiga jenis, yaitu Gempa Vulkanik, Tektonik, dan Runtuhan


19. Bagaimana ciri ciri akan terjadinya tsunami?

Jawaban:
Biasanya terasa goncangan gempa bumi dengan kekuatan besar dan lama, kadang-kadang (tidak selalu) di wilayah pantai secara tiba-tiba terjadi susut laut menjorok ke arah laut.


20. Berapa kecepatan gelombang tsunami?

Jawaban:
Tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang mampu menjalar dengan kecepatan hingga lebih 900 km per jam, terutama diakibatkan oleh gempabumi yang terjadi di dasar laut. Kecepatan gelombang tsunami bergantung pada kedalaman laut. Di laut dengan kedalaman 7000 m misalnya, kecepatannya bisa mencapai 942,9 km/jam.


21. Faktor faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya banjir?

Jawaban:
Penyebab Banjir
1. Curah Hujan Tinggi
2. Minimnya Daerah Resapan Air
3. Adanya Penyumbatan Akibat Buang Sampah Sembarangan
4. Penebangan Pohon
5. Penurunan Luasan Hutan


22. Apa dampak positif dari gempa bumi?

Jawaban:
Seperti: 
(1) gempa bumi yang membuat mineral dan batu mulia naik ke permukaan sehingga lebih mudah untuk ditambang 
(2) letusan gunung berapi yang membuat tanah menjadi lebih subur karena abu vulkanik yang mengendap 
(3) gempa bumi yang membuat daratan-daratan baru dan pelebaran pantai 
(4) meningkatkan kewaspadaan manusia


23. Apa yang menjadi penyebab bencana alam?

Jawaban:
Menurut Nurjanah: 2012 terdapat 3 faktor penyebab terjadinya bencana, yakni : 
1. Faktor alam (natural disaster) karena fenomena alam dan tanpa ada campur tangan manusia 
2. Faktor non-alam (non-natural disaster) yaitu bukan karena fenomena alam dan juga bukan akibat perbuatan manusia
3. Faktor sosial/manusia


24. Apa yang menyebabkan terjadinya kekeringan?

Jawaban:
Kekeringan dapat disebabkan karena suatu wilayah tidak mengalami hujan atau kemarau dalam kurun waktu yang cukup lama atau curah hujan di bawah normal, sehingga kandungan air di dalam tanah berkurang atau bahkan tidak ada.


25. Apa itu fenomena atmosfer?

Jawaban:
Fenomena atmosfer atau fenomena meteorologi adalah segala peristiwa yang terjadi di atmosfer bumi. Sebagian besar disebabkan oleh variasi lokal dan ketidakseimbangan suhu dan kepadatan, yaitu angin, yang selalu mengalir dari wilayah udara terdingin dan terpadat, menuju wilayah udara yang lebih hangat dan lebih luas.


26. Bencana alam geologi apa saja?

Jawaban:
Bencana alam geologi adalah bencana alam yang terjadi di permukaan bumi seperti tsunami, gempa bumi, gunung meletus, dan tanah longsor. Contoh bencana alam geologi paling umum adalah gempa bumi, tsunami, gunung meletus dan tanah longsor.


27. Mengapa tidak boleh membelakangi arah laut ketika terjadi tsunami?

Jawaban:
Bila tidak memungkinkan untuk lari keatas bukit berpeganganlah pada pohon saat gelombang tsunami berlangsung, jangan membelakangi arah laut supaya terhindar dari benturan benda-benda yang dibawa oleh gelombang dan awasi arus balik gelombang.