18 Soal (Essay) Farmakognosi Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian) Materi Farmakognosi

1. Apa yang Anda Ketahui Tentang ilmu farmakognosi?

Jawaban:
Farmakognosi berasal dari dua kata Yunani yaitu Pharmakon (obat) dan Gnosis (ilmu/pengetahuan). Jadi farmakognosi adalah ilmu pengetahuan tentang obat, khususnya dari nabati, hewani dan mineral.


2. Apa arti pentingnya kita mempelajari farmakognosi?

Jawaban:
farmakognosi adalah ilmu yang mempelajari tentang tumbuh- tumbuhan, hewan, mineral atau sediaan galenik beserta khasiat, kandungan dan cara pengolahannya. Manfaatnya adalah agar kita dapat mengetahui bahkan membuat sendiri obat herbal sesuai dengan standar keamanan, mutu dan keefektifan khasiat yang telah ditetapkan.


3. Menurut anda apa hubungan farmakognosi dengan obat?

Jawaban:
Kata Farmakognosi berasal dari dua perkataan Yunani yaitu Pharmakon yang berarti obat dan gnosis yang berarti ilmu atau pengetahuan. Jadi farmakognosi berarti pengetahuan tentang obat, di Indonesia farmakognosi dikhususkan ilmu yang mempelajari tentang obat dari bahan nabati, hewani dan mineral.


4. Apa yang membedakan antara farmakognosi dan farmakologi?

Jawaban: 
Perbedaannya farmakologi mempelajari pengetahuan obat dengan seluruh aspeknya, baik sifat kimiawi mai pun fisiknya, kegiatan fisiologi, resorpsi dan nasibnya dalam organisme hidup. sedangkan farmakognosi mempelajari pengetahuan dan pengenalan obat yang berasal dari tanaman dan zat-zat aktifnya.


5. Apa saja jenis simplisia?

Jawaban: 
Simplisia terbagi menjadi 3 golongan yaitu simplisia nabati, simplisia hewani, dan simplisia mineral.


6. Siapa nama orang yang pertama kali mencetuskan istilah farmakognosi?

Jawaban: 
Dioscorides adalah seorang dokter Yunani yang juga ahli Botani. Dia merupakan orang yang pertama kali menggunakan ilmu tunbuhan sebagai Ilmu Farmasi Terapan. Hasil karyanya De Materia Medika dianggap sebagai awal dari pengembangan botani farmasi, yang kemudian ilmu bidang ini sekarang dikenal sebagai Farmakognosi.


7. Bagaimana cara pembuatan simplisia?

Jawaban: 
Cara pembuatan simplisia ada beberapa tahapan yaitu sortasi basah, perajangan, pengeringan, sortasi kering, pengepakan dan penyimpanan serta pemeriksaan mutu.


8. Apa manfaat dari simplisia?

Jawaban: 
Simplisia mempunyai keunggulan, yaitu: Efek samping relatif lebih kecil daripada obat-obatan kimia. Mempunyai komposisi yang saling mendukung untuk mencapai efektivitas pengobatan. Baik untuk penyakit metabolik dan degeneratif.


9. Apa tujuan dari sortasi basah?

Jawaban: 
Sortasi Basah Sortasi basah bertujuan untuk memisahkan kotoran atau bahan asing serta bagian tanaman lain yang tidak diinginkan dari bahan simplisia.


10. Apa yang dimaksud dengan Stomakikum?

Jawaban: 
Stomakika dalam ilmu kedokteran memiliki arti memacu enzim-enzim pencernaan. Atau dapat dikatakan suatu bahan alami yang dapat dimanfaatkan menjadi obat yang belum diolah.


11. Apa kepanjangan dari tanaman toga?

Jawaban:
TOGA adalah singkatan dari Taman Obat Keluarga berfungsi sebagai penyedia obat sekaligus berupa taman berestetika yang memenuhi kriteria keindahan perkarangan.


12. Apa perbedaan simplisia nabati dan hewani?

Jawaban: 
Simplisia nabati yaitu simplisia yang dapat berupa tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat tanaman, atau gabungan antara ketiganya. sedang kan Simplisia hewani: adalah simplisia yang berupa hewan utuh, bagian hewan atau zat-zat yang berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat kimia murni.


13. Apa yang dimaksud dengan eksudat tanaman berikan contohnya masing masing?

Jawaban: 
Eksudat tanaman ialah isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau isi sel
Contoh: Adeps Lanae, hormon, cera Contoh : Nama simplisia asal kegunaan Oleum .


14. Eksudat termasuk simplisia apa?

Jawaban: 
Simplisia nabati: adalah simplisia berupa tanaman utuh, bagian tanaman atau eksudat tanaman.


15. Apa yang dimaksud dengan alkaloid?

Jawaban:
Alkaloid merupakan golongan senyawa metabolit sekunder yang bersifat basa dengan satu atau lebih atom nitrogen yang umumnya berada dalam gabungan sistem siklik. Golongan senyawa ini biasanya memiliki aktivitas farmakologis pada manusia dan hewan.


16. Sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan untuk meminimalkan kontaminasi produk dengan mikroba!

Jawaban:
Hal yang perlu diperhatikan agar meminimalkan kontaminasi produk adalah: manusia, lingkungan, bahan baku, dan peralatan yang digunakan


17. Apa saja hal-hal yang dapat ditimbulkan jika sediaan obat tradisional terkontaminasi?

Jawaban:
Jika sediaan terkontaminasi maka akan mengakibatkan kualitas produk menurun secara fisik dan kimia yaitu sebagai berikut:
1. Secara Fisik: Perubahan konsistensi produk, perubahan warna, pemisahan fase dan terbentuk busa
2. Secata Kimia: Perubahan bau dan rasa, degradasi fungsi dan struktur, sendawa dalam produk, dana penurunan potensi sediaan dan juga mengakibatkan produk menjadi membahayakan akibat senyawa toksik yang dihasilkan mikroorganisme atau akibat banyaknya populasi mikroorganisme dalam produk.


18. Sebutkan ciri-ciri obat tradisional yang rusak secara mikrobiologis!

Jawaban:
Ciri-ciri obat tradisional rusak secara mikrobiologis:
1. Mikroorganisme patogen dalam konsentrasi rendah
2. Mikroorganisne yang berpotensi menjadi patogen dalam konsentrasi tinggi
3. Metabolit mikroorganisme toksik yang tidak hilang dengan kematian mikroorganisme kontaminannya
4. Adanya kerusakan fisik maupun kimia pada produk obat akibat pertumbuhan mikroorganisme