14 Soal (Essay) Etika Keperawatan Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian) Materi Etika Keperawatan

1. Apa saja etika dalam keperawatan?

Jawaban:
Prinsip Etik dalam Keperawatan
a. Otonomi (Autonomy)
b. Berbuat baik (Beneficience)
c. Keadilan (Justice)
d. Tidak merugikan (Nonmaleficience)
e. Kejujuran (Veracity)
f. Menepati janji (Fidelity)
g. Kerahasiaan (Confidentiality)
h. Akuntabilitas (Accountability)


2. Apa tujuan dari etika keperawatan?

Jawaban:
Etika keperawatan merefleksikan bagaimana seharusnya perawat berperilaku, apa yang harus dilakukan perawat terhadap kliennya dalam memberikan pelayanan keperawatan kritis.


3. Mengapa etika keperawatan penting?

Jawaban:
Penerapan prinsip etik penting untuk dilakukan agar tidak menimbulkan kerugian bagi pasien yang dapat menyebabkan injury atau bahaya fisik, bahaya emosional seperti perasaan ketidakpuasan, kecacatan bahkan kematian dan akhirnya tujuan pelayanan yang berupa patient safety tidak akan pernah terwujud


4. Apa itu prinsip etik confidentiality jelaskan?

Jawaban:
Pada prinsip confidentiality berarti tenaga kesehatan wajib merahasiakan segala sesuatu yang telah dipercayakan pasien kepadanya, yaitu berupa informasi mengenai penyakitnya dan tindakan yang telah, sedang, dan akan dilakukan, kecuali jika pasien mengizinkan atau atas perintah undang-undang untuk kepentingan pembuktian


5. Apa fungsi dan tugas dari perawat?

Jawaban:
Sebagai pemberi asuhan keperawatan, perawat membantu klien mendapatkan kembali kesehatannya melalui proses penyembuhan. Perawat memfokuskan asuhan pada kebutuhan kesehatan klien secara holistic, meliputi upaya untuk mengembalikan kesehatan emosi, spiritual dan sosial


6. Apa itu confidentiality dalam keperawatan?

Jawaban:
Seorang perawat memiliki kewajiban untuk menjaga dan menjamin semua data atau informasi yang berhubungan dengan status atau penyakit pasien. Kesalahan melindungi informasi pasien merupakan privasi yang akan merugikan nama baik pasien dan keluarganya atau yang biasa disebut perilaku confidentiality 


7. Bagaimana pendekatan dalam etika keperawatan?

Jawaban:
Metode pendekatan dalam etika keperawatan adalah: otoritas, consensus hominum, pendekatan intuisi atau self-evidence, dan metode argumentasi.


8. Faktor apa saja yang mempengaruhi kode etik keperawatan?

Jawaban:
Ada berbagai faktor yang mempengaruhi seseorang dalam membuat keputusan etis. Faktor ini antara lain faktor agama, sosial, ilmu pengetahuan,teknologi, legislasi, keputusan yuridis,dana,keuangan, pekerjaaan,posisi klien maupun perawat, kode etik keperawatan, dan hak-hak klien.


9. Apa itu autonomy dan contohnya?

Jawaban:
Prinsip otonomi ini memungkinkan seseorang untuk berpikir secara logis dan mampu membuat keputusan sendiri. Otonomi itu sendiri merupakan hak kebebasan dan kemandirian setiap individu. Sebagai contoh, perawat dapat memberitahukan pasien bahwa sedang dalam keadaan yang baik, padahal terdapat sedikit gangguan


10. Apa contoh dari prinsip non maleficence?

Jawaban:
Contoh ketika ada klien yang menyatakan kepada dokter secara tertulis menolak pemberian transfusi darah dan ketika itu penyakit perdarahan (melena) membuat keadaan klien semakin memburuk dan dokter harus menginstrusikan pemberian transfusi darah.


11. Apa saja 3 fungsi perawat?

Jawaban:
Tiga fungsi perawat dalam menjalankan perannya yaitu, fungsi independen perawat, fungsi dependen perawat dan fungsi interdependen perawat.


12. Apa itu akuntabilitas perawat?

Jawaban:
Menurut Potter & Perry (2017), akuntabilitas berarti bahwa perawat bertanggung jawab secara profesional dan legal terhadap jenis dan kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan.


13. Apa perbedaan beneficence dan non maleficence?

Jawaban:
Beneficence apabila diartikan berarti berbuat baik dan dalam bentuk yang umum, dasar-dasar Beneficence mempunyai tujuan untuk membantu orang lain melebihi kepentingan dan minat mereka sendiri. Non- maleficence atau bisa diartikan sebagai tidak merugikan orang lain.


14. Apa yang terjadi jika seorang perawat melanggar kode etik?

Jawaban:
Apabila seorang perawat melanggar peraturan baik secara hukum ataupun kode etik maka perawat dapat diberikan sanksi berupa sanksi administratif, sanksi perdata, sanksi pidana, maupun sanksi moral