Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

27 Soal (Essay) Hukum Acara Perdata Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian) Materi Hukum Acara Perdata

1. Apa yang dimaksud dengan hukum acara perdata?

Jawaban:
Hukum acara perdata ialah peraturan hukum yang mengatur proses penyelesaian perkara perdata lewat hakim (pengadilan) sejak dimajukannya gugatan sampai dengan pelaksanaan keputusan hakim.


2. Mengapa hakim dalam hukum acara perdata bersifat pasif?

Jawaban:
Ada 2 alasan mengapa hakim bersifat pasif karena Rv menetapkan semua tahap pemeriksaan harus dilakukan secara tertulis (schriftelijke procedur). Karena dalam beracara para pihak wajib didampingi oleh penasehat hukum (procedure stelling). Sistem HIR dan RBG dianggap menerapkan asas hakim aktif.


3. Apa dan fungsi dari hukum acara perdata?

Jawaban:
Tujuan Hukum Acara Perdata adalah untuk memperoleh perlindungan hukum yang diberikan oleh lembaga peradilan untuk mencegah pemaksaan kehendak pihak lain atau main hakim sendiri (Eigenrichting), atau mempertahankan Hukum Perdata materill dengan perantara hakim (Peradilan) atau peraturan hukum yang menentukan


4. Apa yang dimaksud dengan hakim aktif?

Jawaban:
Hakim bersifat aktif artinya Hakim tidak hanya menetapkan pengajuan para pihak atau tenggang waktu pemeriksaan pendahuluan saja, namun dalam pemeriksaannya Hakim telah memiliki inisiatif sendiri dalam segala tindakan pemeriksaan pendahuluan, misalnya: menentukan berkas, pembuktian, penelitian, mencukupi argumentasi 


5. Apa itu Asas mendengar kedua belah pihak?

Jawaban:
Agar sebuah persidangan berjalan seimbang maka dikenal adanya asas Audi et Alteram Partem yang artinya "Mendengarkan dua belah pihak" atau mendengarkan juga pendapat atau argumentasi pihak yang lainnya sebelum menjatuhkan suatu keputusan agar peradilan dapat berjalan seimbang.


6. Bagaimana sifat hukum acara perdata?

Jawaban:
Hukum Acara Perdata bersifat memaksa dan tidak dapat disimpangi. Hakim yang memeriksa dan memutus perkara perdata di pengadilan, terikat dengan ketentuan-ketentuan dalam Hukum Acara Perdata baik yang bersumber dari HIR/ RBg, maupun dari peraturan lainnya


7. Hukum acara perdata diatur dimana?

Jawaban:
Hukum acara perdata pada pengadilan negeri dilakukan dengan memperhatikan ketentuan Undang-Undang Darurat Nomor 1/1951 tersebut menurut peraturan-peraturan Republik Indonesia dahulu yang telah ada dan berlaku untuk pengadilan negeri dalam daerah Republik Indonesia.


8. Apa itu replik dalam hukum acara perdata?

Jawaban:
Replik yaitu jawaban penggugat baik tertulis maupun lisan terhadap jawaban tergugat atas gugatannya. Replik diajukan penggugat untuk meneguhkan gugatannya, dengan mematahkan alasan-alasan penolakan yang dikemukakan tergugat dalam jawabannya.


9. Apa yang dimaksud dengan hakim bersifat pasif pada acara perdata?

Jawaban: 
Hakim Bersifat Pasif; Artinya bahwa luas pokok sengketa yang diajukan kepada hakim pada asasnya ditentukan oleh para pihak yang berperkara, bukan oleh hakim.