44 Soal Analisis Sediaan Farmasi Beserta Jawaban

Kumpulan Soal Pilihan Ganda Materi Analisis Sediaan Farmasi

Soal 1:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kadar zat aktif dalam sediaan farmasi disebut:
A. Metode sterilisasi
B. Metode spektrofotometri
C. Metode disolusi
D. Metode mikrobiologi
Jawaban: B

Soal 2:
Analisis disolusi digunakan untuk mengukur:
A. Kecepatan pelepasan zat aktif dari sediaan farmasi
B. Kadar zat aktif dalam sediaan farmasi
C. Konsentrasi zat terlarut dalam sediaan farmasi
D. Ukuran partikel dalam sediaan farmasi
Jawaban: A

Soal 3:
Metode analisis yang digunakan untuk mengukur keberadaan mikroorganisme dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode sterilisasi
B. Metode spektrofotometri
C. Metode disolusi
D. Metode mikrobiologi
Jawaban: D

Soal 4:
Pada metode spektrofotometri, analisis dilakukan berdasarkan:
A. Warna sediaan farmasi
B. Konsistensi sediaan farmasi
C. Panjang gelombang cahaya yang diserap atau dipancarkan oleh zat dalam sediaan farmasi
D. Kadar air dalam sediaan farmasi
Jawaban: C

Soal 5:
Yang bukan merupakan jenis metode analisis mikrobiologi adalah:
A. Metode pengecatan permukaan
B. Metode penghitungan koloni
C. Metode kromatografi
D. Metode pengenceran seri
Jawaban: C

Soal 6:
Metode yang digunakan untuk menentukan konsentrasi logam berat dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode volumetri
B. Metode gravimetri
C. Metode polarografi
D. Metode fotometri
Jawaban: C

Soal 7:
Pada analisis gravimetri, penentuan kadar zat dilakukan berdasarkan:
A. Perubahan warna sediaan farmasi
B. Perubahan suhu sediaan farmasi
C. Perubahan berat zat dalam sediaan farmasi
D. Perubahan pH sediaan farmasi
Jawaban: C

Soal 8:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kadar air dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode polarografi
B. Metode fotometri
C. Metode karbonometri
D. Metode titrasi
Jawaban: C

Soal 9:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan ukuran partikel dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode mikroskopis
B. Metode kromatografi
C. Metode polarimetri
D. Metode pengecatan permukaan
Jawaban: A

Soal 10:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan identitas zat aktif dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode gravimetri
B. Metode titrasi
C. Metode polarimetri
D. Metode kromatografi
Jawaban: D

Soal 11:
Pada analisis kromatografi, pemisahan zat-zat dalam sediaan farmasi didasarkan pada:
A. Konsentrasi zat dalam sediaan farmasi
B. Warna zat dalam sediaan farmasi
C. Perubahan suhu sediaan farmasi
D. Perbedaan afinitas zat terhadap fase diam dan fase gerak
Jawaban: D

Soal 12:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kestabilan sediaan farmasi terhadap cahaya disebut:
A. Metode fotometri
B. Metode disolusi
C. Metode karbonometri
D. Metode potensiometri
Jawaban: A

Soal 13:
Analisis kimia yang melibatkan reaksi antara asam dan basa dengan menggunakan indikator pH disebut:
A. Metode fotometri
B. Metode titrasi
C. Metode polarimetri
D. Metode gravimetri
Jawaban: B

Soal 14:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan keberadaan kandungan radioaktif dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode spektrofotometri
B. Metode polarimetri
C. Metode radioisotop
D. Metode gravimetri
Jawaban: C

Soal 15:
Yang bukan merupakan parameter yang diukur dalam analisis sediaan farmasi adalah:
A. Kadar air
B. pH
C. Warna
D. Keasaman
Jawaban: D

Soal 16:
Peralatan yang digunakan dalam analisis sediaan farmasi meliputi:
A. Mikroskop
B. Kromatografi lapis tipis
C. Oven
D. Semua jawaban benar
Jawaban: D

Soal 17:
Metode analisis yang dilakukan dengan mengukur perubahan sudut polarisasi cahaya disebut:
A. Metode polarimetri
B. Metode titrasi
C. Metode gravimetri
D. Metode fotometri
Jawaban: A

Soal 18:
Parameter yang diukur dalam analisis disolusi meliputi:
A. Waktu pelepasan zat aktif
B. Konsentrasi zat aktif
C. Volume larutan
D. Suhu pelarutan
Jawaban: A

Soal 19:
Yang bukan merupakan jenis metode analisis volumetri adalah:
A. Metode asidi-alkalimetri
B. Metode fotometri
C. Metode kompleksometri
D. Metode redoks
Jawaban: B

Soal 20:
Dalam analisis sediaan farmasi, validasi metode digunakan untuk:
A. Mengukur hasil analisis
B. Menentukan keberulangan hasil analisis
C. Membandingkan hasil analisis dengan standar
D. Semua jawaban benar
Jawaban: D

Soal 21:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan keberadaan logam berat dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode gravimetri
B. Metode polarimetri
C. Metode titrasi
D. Metode atom serapan
Jawaban: D

Soal 22:
Analisis mikrobiologi dilakukan untuk:
A. Menentukan kadar zat aktif dalam sediaan farmasi
B. Menentukan keberadaan mikroorganisme dalam sediaan farmasi
C. Menentukan pH sediaan farmasi
D. Menentukan waktu pelepasan zat aktif dalam sediaan farmasi
Jawaban: B

Soal 23:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan keasaman atau kebasaan sediaan farmasi adalah:
A. Metode fotometri
B. Metode potensiometri
C. Metode disolusi
D. Metode karbonometri
Jawaban: B

Soal 24:
Parameter yang diukur dalam analisis mikrobiologi meliputi:
A. Jumlah koloni mikroorganisme
B. Konsentrasi zat aktif
C. Panjang gelombang cahaya
D. pH sediaan farmasi
Jawaban: A

Soal 25:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kadar zat aktif dalam bentuk padat adalah:
A. Metode spektrofotometri
B. Metode polarimetri
C. Metode gravimetri
D. Metode titrasi
Jawaban: C

Soal 26:
Analisis yang dilakukan untuk memeriksa kejernihan dan partikel kasar dalam sediaan farmasi disebut:
A. Analisis mikroskopis
B. Analisis disolusi
C. Analisis potensiometri
D. Analisis fotometri
Jawaban: A

Soal 27:
Parameter yang diukur dalam analisis potensiometri meliputi:
A. Konsentrasi ion
B. Warna
C. Berat
D. Kecepatan pelepasan
Jawaban: A

Soal 28:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kandungan gula dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode kolorimetri
B. Metode fotometri
C. Metode titrasi
D. Metode atom serapan
Jawaban: A

Soal 29:
Analisis yang dilakukan untuk menentukan penyerapan cahaya oleh zat dalam sediaan farmasi disebut:
A. Analisis spektrofotometri
B. Analisis gravimetri
C. Analisis potensiometri
D. Analisis kolorimetri
Jawaban: A

Soal 30:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan ukuran partikel dalam sediaan farmasi yang berbentuk larutan adalah:
A. Metode titrasi
B. Metode mikroskopis
C. Metode polarimetri
D. Metode gravimetri
Jawaban: B

Soal 31:
Parameter yang diukur dalam analisis kolorimetri meliputi:
A. Konsentrasi zat warna
B. Suhu
C. pH
D. Kecepatan pelepasan
Jawaban: A

Soal 32:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kelarutan zat dalam sediaan farmasi disebut:
A. Metode disolusi
B. Metode fotometri
C. Metode titrasi
D. Metode polarimetri
Jawaban: A

Soal 33:
Parameter yang diukur dalam analisis fotometri meliputi:
A. Intensitas cahaya
B. pH
C. Konsentrasi ion
D. Waktu pelepasan
Jawaban: A

Soal 34:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kadar karbon dioksida dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode potensiometri
B. Metode spektrofotometri
C. Metode karbonometri
D. Metode gravimetri
Jawaban: C

Soal 35:
Parameter yang diukur dalam analisis karbonometri meliputi:
A. Konsentrasi karbon dioksida
B. Warna
C. pH
D. Suhu
Jawaban: A

Soal 36:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan konsentrasi logam berat dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode volumetri
B. Metode polarimetri
C. Metode kromatografi
D. Metode atom serapan
Jawaban: D


Soal 37:
Parameter yang diukur dalam analisis gravimetri meliputi:
A. Berat zat
B. pH
C. Suhu
D. Warna
Jawaban: A

Soal 38:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kadar zat aktif dalam bentuk cair adalah:
A. Metode spektrofotometri
B. Metode polarimetri
C. Metode gravimetri
D. Metode titrasi
Jawaban: D

Soal 39:
Parameter yang diukur dalam analisis spektrofotometri meliputi:
A. Panjang gelombang cahaya
B. Kecepatan pelepasan
C. pH
D. Konsentrasi zat
Jawaban: A

Soal 40:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan pH sediaan farmasi adalah:
A. Metode potensiometri
B. Metode fotometri
C. Metode gravimetri
D. Metode disolusi
Jawaban: A

Soal 41:
Parameter yang diukur dalam analisis atom serapan meliputi:
A. Penyerapan cahaya oleh atom
B. pH
C. Warna
D. Suhu
Jawaban: A

Soal 42:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kestabilan sediaan farmasi terhadap oksidasi adalah:
A. Metode potensiometri
B. Metode fotometri
C. Metode disolusi
D. Metode oksidometri
Jawaban: D

Soal 43:
Parameter yang diukur dalam analisis oksidometri meliputi:
A. Kadar oksigen
B. pH
C. Konsentrasi zat
D. Kecepatan pelepasan
Jawaban: A

Soal 44:
Metode analisis yang digunakan untuk menentukan keberadaan bakteri dalam sediaan farmasi adalah:
A. Metode potensiometri
B. Metode spektrofotometri
C. Metode mikrobiologi
D. Metode disolusi
Jawaban: C