Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

27 Soal (Essay) Manajemen Resiko dan Asuransi Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian) Materi Manajemen Resiko dan Asuransi 

1. Apa yang dimaksud dengan manajemen risiko dan asuransi?

Jawaban:
Manajemen risiko ini dilakukan dengan cara mengalihkan kerugian finansial pada pihak lain. Salah satu caranya adalah dengan mengalihkan risiko pada perusahan asuransi dan membayar sejumlah dana atau premi kepada perusahaan asuransi tersebut


2. Bagaimana peran asuransi dalam manajemen risiko?

Jawaban:
Peran asuransi dalam manajemen risiko bertujuan untuk mengendalikan akibat yang tiba-tiba muncul di depan Anda dengan cara memberikan perlindungan terhadap penghasilan dan rencana keuangan Anda jika sewaktu-waktu Anda atau keluarga Anda membutuhkannya.


3. Mengapa manajemen risiko sangat penting dalam asuransi?

Jawaban:
Manajemen risiko sangat penting agar terhindar dari kerugian yang diakibatkan oleh suatu hal. 


4. Apa hubungan risiko dengan asuransi?

Jawaban:
ASURANSI adalah salah satu bentuk pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara mengalihkan/transfer risiko dari satu pihak ke pihak lain dalam hal ini adalah perusahaan asuransi.


5. Apakah penyebab timbulnya risiko dalam asuransi?

Jawaban:
Dalam asuransi risiko bisa disebabkan oleh aktivitas personal (personal activity) ataupun aktivitas bisnis/usaha (business activity). Contoh risiko pribadi adalah sakit, kecelakaan, maupun risiko finansial yang disebabkan oleh meninggalnya seseorang.


6. Apa fungsi dari manajemen risiko dan asuransi bagi perusahaan?

Jawaban:
Melindungi perusahaan maupun lingkungan sekitarnya dari risiko kejadian yang merugikan. Memberikan proteksi untuk semua orang dan aset yang terlibat dalam risiko berbahaya. Membantu menetapkan kebutuhan asuransi perusahaan sehingga bisa meminimalkan premi yang tidak penting.


7. Apa saja metode yang digunakan untuk mengelola risiko asuransi?

Jawaban:
Di antaranya adalah:
1. Avoidance (Menghindari Risiko) 
2. Mengurangi risiko (reduction)
3. Sharing (Berbagi Risiko)
4. Transferring (Pengalihan Risiko)
5. Risk Prevention (Pencegahan Risiko)


6. Mengapa tidak semua risiko dapat ditanggung oleh pihak asuransi?

Jawaban:
Tidak dapat ditanggung oleh pihak asuransi karena jika dilihat dari tingkat risikonya sangat tinggi dan penggelapan itu berada dalam penguasaan sang pelaku. Penyebab kecelakaan lain seperti pengaruh alkohol atau sifat material kendaraan yang aus juga tidak bisa ditanggung pihak asuransi.


7. Hal hal apa saja yang menjadi pertimbangan dalam memilih resiko yang akan diasuransi?

Jawaban:
Aspek yang Harus Dipertimbangkan Dalam Memilih Asuransi Kecelakaan Diri
1. Pilih polis asuransi sesuai dengan kebutuhan Anda
2. Reputasi perusahaan
3. Layanan klaim yang cepat dan tepat
4. Manfaat yang diberikan.


8. Bagaimana bentuk pengalihan risiko yang dilakukan perusahaan kepada asuransi?

Jawaban:
Pengalihan risiko dilakukan dengan membayar premi. Premi yang dibayarkan oleh tertanggung harus wajar dan seimbang dengan tingkat pengalihan risiko yang akan diterima oleh pihak asuransi (equitable premium).


9. Sebut dan jelaskan risiko apa saja yang dapat di asuransikan?

Jawaban:
Risiko-risiko yang dapat diasuransikan adalah : risiko yang dapat diukur dengan uang, risiko homogen (risiko yang sama dan cukup banyak dijamin oleh asuransi), risiko murni (risiko ini tidak mendatangkan keuntungan), risiko partikular (risiko dari sumber individu), risiko yang terjadi secara tiba-tiba (accidental)