13 Soal (Essay) Unsur Gas Mulia Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Uraian) Materi Unsur Gas Mulia

1. Unsur gas mulia apa saja?

Jawaban:
Melansir dari buku Kimia Unsur Golongan Utama karya Zarlaida Fitri, unsur-unsur gas mulia dalam sistem periodik terletak pada golongan VIIIA. Gas mulia terdiri dari He (Helium), Ne (Neon), Ar (Argon), Kr (Kripton), Xe (Xenon), Rn (Radon)


2. Apa kegunaan unsur-unsur gas mulia?

Jawaban:
Kegunaan masing-masing unsur gas mulia adalah helium digunakan sebagai pengisi balon, Argon sebagai pengisi lampu pijar, Neon sebagai pengisi lampu neon, Xenon untuk anastesi pada operasi besar dan kripton sebagai pengisi bola lampu listrik.


3. Mengapa gas helium termasuk gas mulia?

Jawaban:
Helium tergolong gas mulia karena sifatnya mirip neon yang berada dibawah He dalam sistem periodik. Kemiripan unsur dalam sistem periodik terdapat dalam golongan yang sama, sedangkan suatu periode terdapat unsur-unsur yang sifatnya berubah secara teratur sesuai dengan perubahan bertambahnya jumlah proton


4. Mengapa unsur gas mulia adalah unsur yang stabil?

Jawaban:
Jadi, unsur-unsur golongan VIIA (gas mulia) bersifat stabil karena susunan elektronnya sudah memenuhi kaidah oktet dan duplet untuk helium. Kestabilan unsur gas mulia (golongan VIIIA) disebabkan oleh susunan elektronnya yang berjumlah 8 elektron di kulit terluar, kecuali helium (mempunyai konfigurasi elektron penuh).


5. Bagaimana cara mendapatkan unsur-unsur gas mulia?

Jawaban:
Cara mendapatkan gas mulia yaitu dengan:
1. melakukan distilasi bertingkat terhadap udara.
2. menyaring udara dengan membran spesifik.
3. mendinginkan udara pada suhu spesifik.
4. melakukan pemisahan fraksi pada tekanan tertentu.
5. melakukan distilasi bertingkat terhadap udara cair.


6. Apa dampak negatif dari gas mulia?

Jawaban:
Dampak Negatif Gas Mulia:
berperan sebagai sumber radiasi bagi seluruh penghuni rumah. negatif karena sifat gas radon sebagai salah satu penyebab munculnya kanker paruparu. memperkuat dugaan tersebut. Serikat dan Jepang juga telah memetakan daerah-daerah dengan kadar gas radon tinggi.


7. Sifat kimia apa yang sama dalam kelompok unsur gas mulia?

Jawaban:
Oleh karena konfigurasi elektron yang stabil, unsur-unsur gas mulia cenderung tidak reaktif (sangat sulit bereaksi). Hal ini didukung oleh fakta bahwa di alam gas mulia selalu ditemukan dalam bentuk monoatomik (atom tunggal).


8. Gas mulia ditemukan dimana?

Jawaban:
Sumber utama gas mulia adalah udara, terkecuali untuk He dan Rn. He lebih banyak ditemukan di gas alam, sementara Rn berasal dari peluruhan panjang unsur radioaktif unsur uranium dan peluruhan langsung radium. Jumlahnya yang sangat sedikit di atmosfer atau di udara membuat gas mulia disebut juga dengan gas jarang.


9. Apa warna gas mulia?

Jawaban:
Gas mulia banyak dipakai sebagai gas pengisi lampu pijar dan neon. Hampir semua gas mulia berwarna terang jika loncatan bunga api listrik dilewatkan ke dalam tabung berisi gas mulia. Neon berwarna merah, argon berwarna merah muda, kripton berwarna putih-biru, dan xenon berwarna biru.


10. Siapa penemu gas mulia?

Jawaban:
Pada tahun 1894, Lord Raleigh dan Sir William Ramsay berhasil memisahkan salah satu unsur gas di atmosfer (yang sekarang di kenal sebagai gas mulia) berdasarkan data spektrum.


11. Bagaimana sifat fisik gas mulia?

Jawaban:
Titik didih dan titik leleh unsur gas mulia sangat rendah; lebih kecil dari suhu kamar (25°C) sehingga seluruh unsur gas mulia berwujud gas. Titik leleh dan titik didih unsur gas mulia, dari atas ke bawah (helium ke radon), makin bertambah seiring bertambahnya massa dan jari-jari atom.


12. Bagaimana susunan atom atom unsur gas mulia di alam?

Jawaban:
Gas mulia adalah nama golongan VIIIA pada Tabel Periodik Unsur. Salah satu unsur gas mulia adalah neon dengan nomor atom 10. Konfigurasi elektronya adalah 10 ​ Ne = 1 s 2 2 s 2 2 p 6 .


13. Berapa konfigurasi gas mulia?

Jawaban:
Gas mulia adalah unsur yang stabil, karena gas mulia mempunyai konfigurasi elektron valensi yang terisi penuh yaitu, 2 untuk Helium (He) dan 8 untuk Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton (Kr), Xenon (Xe) dan Radon (Rn). Berikut adalah konfigurasi elektron gas mulia: 2 H e = 1 s 2 _2He = 1s^2 2He=1s2.