Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

22 Quiz Materi Keperawatan Medikal Bedah Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Essay) Materi Keperawatan Medikal Bedah

16. Berapa suhu kamar operasi?

Jawaban:
Menurut Permenkes 07 Tahun 2019, standar suhu ruangan di kamar operasi harus berkisar antara 22ºC - 27ºC.


17. SC termasuk bedah apa?

Jawaban:
Sectio caesarea (SC) merupakah bedah umum yang dilakukan diseluruh dunia, yang dilakukan untuk membantu proses kelahiran janin melalui insisi pada dinding abdomen (laparatomi) dan dinding rahim (histerektomi) 


18. Bedah Mayor apa saja?

Jawaban:
Bedah mayor, merupakan operasi yang dilakukan di bagian tubuh seperti kepala, dada, dan perut. Salah satu contoh operasi ini adalah operasi cangkok organ, operasi tumor otak, atau operasi jantung. Pengidap yang menjalani operasi ini biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk kembali pulih.


19. Apa itu bedah minor dan mayor?

Jawaban:
Pembedahan minor adalah pembedahan untuk pengambilan gigi bungsu yang tumbuh miring atau terpendam. Pembedahan ini menggunakan anestesi lokal. Pembedahan mayor adalah pembedahan yang dilakukan pada kasus patah rahang, pengangkatan tumor besar atau pengambilan gigi bungsu secara multiple.


20. Apa itu Asuhan keperawatan medikal bedah?

Jawaban:
Keperawatan Medikal Bedah adalah pelayanan proficient berbasis di ilmu keperawatan medikal bedah serta tehnik keperawatan medikal bedah berupa pelayanan Bio-psiko-sosio-spiritual secara komprehensif bagi orang dewasa.


21. Keperawatan medikal bedah meliputi apa saja?

Jawaban:
Lingkup praktik Keperawatan Medikal Bedah yaitu, pemberian asuhan keperawatan pada klien dewasa yang mengalami gangguan fisiologis karena adanya penyakit, trauma atau kecacatan.


22. Perawat melakukan praktek keperawatan medikal bedah menggunakan langkah langkah ilmiah meliputi?

Jawaban:
Praktek keperawatan medikal bedah menggunakan langkah-langkah ilmiah pengkajian, perencanaan, implementasi dan evaluasi; dengan memperhitungkan keterkaitan komponen-komponen bio- psiko-sosial klien dalam merespon gangguan fisiologis sebagai akibat penyakit, trauma atau kecacatan.