Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

72 Soal Laboratorium Keperawatan Medical Surgical Beserta Jawaban

Kumpulan Soal Pilihan Ganda Laboratorium Keperawatan Medical Surgical

1. Apa yang dimaksud dengan "enzyme-linked immunosorbent assay" (ELISA) dalam pemeriksaan laboratorium?
A. Pemeriksaan fungsi hati
B. Pemeriksaan kadar gula darah
C. Pemeriksaan antibodi atau antigen tertentu
D. Pemeriksaan sel darah merah

Jawaban: 
C. Pemeriksaan antibodi atau antigen tertentu


2. Apa yang harus dilakukan perawat jika terjadi kebocoran sampel darah selama pengambilan?
A. Menutup mata dan berpura-pura tidak tahu
B. Menyembunyikan kebocoran dan melanjutkan pengambilan sampel
C. Segera membersihkan area kebocoran, memakai APD baru, dan mengambil sampel ulang jika diperlukan
D. Mengabaikan kebocoran dan melanjutkan pengambilan sampel

Jawaban: 
C. Segera membersihkan area kebocoran, memakai APD baru, dan mengambil sampel ulang jika diperlukan


3. Apa yang menjadi pertimbangan utama perawat ketika mengelola sampel darah pada pasien anak-anak?
A. Menggunakan jarum besar untuk pengambilan sampel
B. Memberitahu anak bahwa prosedur tidak menyakitkan
C. Memberikan hadiah kepada anak setelah prosedur selesai
D. Menggunakan teknik pengambilan sampel yang lembut dan mendukung

Jawaban: 
D. Menggunakan teknik pengambilan sampel yang lembut dan mendukung


4. Mengapa penting untuk melibatkan pasien dalam persiapan sebelum pemeriksaan laboratorium?
A. Hanya untuk menghemat waktu perawat
B. Agar pasien merasa tidak perlu tahu
C. Agar pasien dapat memahami prosedur dan mempersiapkan diri secara optimal
D. Tidak ada alasan khusus

Jawaban: 
C. Agar pasien dapat memahami prosedur dan mempersiapkan diri secara optimal


5. Apa yang perlu dilakukan perawat jika terjadi kontaminasi darah selama proses pengambilan sampel?
A. Mengabaikan kontaminasi dan melanjutkan proses
B. Memberitahu pasien bahwa terjadi kontaminasi
C. Segera membersihkan area kontaminasi, memakai APD baru, dan mengambil sampel ulang jika diperlukan
D. Tidak melakukan apa-apa dan menyimpan hasil

Jawaban: 
C. Segera membersihkan area kontaminasi, memakai 


6. Apa tujuan utama dari laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menyimpan peralatan medis
B. Mendiagnosis penyakit
C. Melakukan perawatan pasien
D. Menyediakan obat-obatan

Jawaban: 
C. Melakukan perawatan pasien


7. Peralatan apa yang biasanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh pasien di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Stetoskop
B. Termometer
C. Sphygmomanometer
D. Otoskop

Jawaban: 
B. Termometer


8. Apa fungsi dari bedah minor dalam konteks laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Bedah besar
B. Prosedur bedah kecil
C. Pemeriksaan radiologi
D. Pemberian obat intravena

Jawaban: 
B. Prosedur bedah kecil


9. Bagaimana cara sterilisasi alat-alat medis di laboratorium keperawatan?
A. Menggunakan cairan pembersih
B. Memanaskan di oven
C. Menyemprotkan disinfektan
D. Menggunakan sinar ultraviolet

Jawaban:
B. Memanaskan di oven


10. Apa yang dimaksud dengan observasi pasien di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Pemeriksaan fisik
B. Pengamatan terhadap respons tubuh
C. Analisis darah
D. Pengukuran suhu

Jawaban: 
B. Pengamatan terhadap respons tubuh



11. Manakah di antara berikut yang bukan termasuk tugas perawat di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Pemberian obat
B. Pemeriksaan radiologi
C. Pemberian makanan
D. Sterilisasi alat medis

Jawaban: 
B. Pemeriksaan radiologi


12. Apa yang perlu diperhatikan saat memberikan obat kepada pasien di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Waktu pemberian obat
B. Warna dinding ruangan
C. Suhu udara di laboratorium
D. Desain furnitur

Jawaban: 
A. Waktu pemberian obat


13. Bagaimana peran perawat dalam mengelola limbah medis di laboratorium keperawatan?
A. Membuangnya ke sungai
B. Mendaur ulang
C. Menyimpannya di ruangan
D. Membakarnya

Jawaban: 
B. Mendaur ulang


14. Apa yang dilakukan perawat jika pasien mengalami reaksi alergi terhadap obat yang diberikan di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menyimpan catatan
B. Melanjutkan pemberian obat
C. Memberi obat antialergi
D. Tidak melakukan apa-apa

Jawaban: 
C. Memberi obat antialergi


15. Tindakan apa yang perlu diambil jika terjadi kebocoran bahan kimia di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Melarikan diri dari laboratorium
B. Mengabaikan kebocoran
C. Memanggil bantuan dan membersihkan kebocoran
D. Menunggu hingga kebocoran berhenti

Jawaban: 
C. Memanggil bantuan dan membersihkan kebocoran


16. Apa fungsi dari pemeriksaan darah di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menilai fungsi ginjal
B. Mendiagnosis penyakit jantung
C. Menilai fungsi hati
D. Mengetahui kadar gula darah

Jawaban: 
D. Mengetahui kadar gula darah


17. Apa yang dimaksud dengan protokol isolasi di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Pembatasan akses pasien
B. Memisahkan pasien dengan penyakit menular
C. Penggunaan alat pelindung diri
D. Pelaksanaan operasi bedah besar

Jawaban: 
B. Memisahkan pasien dengan penyakit menular


18. Bagaimana perawat dapat membantu pasien menjalani proses penyembuhan pascaoperasi di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Memberikan obat penenang
B. Mendorong aktivitas fisik yang sesuai
C. Menyimpan catatan pasien
D. Tidak melakukan apa-apa

Jawaban: 
B. Mendorong aktivitas fisik yang sesuai


19. Alat medis apa yang digunakan untuk mengukur tekanan darah di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Stetoskop
B. Termometer
C. Sphygmomanometer
D. Otoskop

Jawaban: 
C. Sphygmomanometer


20. Apa yang perlu dilakukan perawat jika pasien mengalami kehilangan kesadaran di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Meninggalkan pasien sendirian
B. Memanggil bantuan segera
C. Melakukan pijatan jantung
D. Memberikan obat penenang

Jawaban: 
B. Memanggil bantuan segera


21. Manakah tindakan pencegahan infeksi yang dilakukan perawat di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menggunakan alat medis yang sudah dipakai
B. Menjaga kebersihan tangan
C. Menyentuh wajah saat merawat pasien
D. Membuang limbah medis sembarangan

Jawaban: 
B. Menjaga kebersihan tangan


22. Apa yang dimaksud dengan perawatan luka di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menutup luka dengan kain
B. Membersihkan luka dan merawatnya
C. Menghindari sentuhan pada luka
D. Meninggalkan luka tanpa perawatan

Jawaban: 
B. Membersihkan luka dan merawatnya


23. Apa yang dimaksud dengan "arterial blood gas" (ABG) dalam pemeriksaan laboratorium keperawatan?
A. Pemeriksaan kadar gula darah
B. Pemeriksaan fungsi ginjal
C. Pemeriksaan gas darah arteri
D. Pemeriksaan tekanan darah

Jawaban: 
C. Pemeriksaan gas darah arteri


24. Bagaimana perawat dapat membantu pasien dengan kecemasan terkait pengambilan sampel cairan serebrospinal (CSF)?
A. Tidak memberi informasi terkait prosedur
B. Memberikan informasi yang keliru
C. Menjelaskan prosedur dengan jelas dan memberikan dukungan emosional
D. Menyuruh pasien untuk tidak memikirkan prosedur

Jawaban: 
C. Menjelaskan prosedur dengan jelas dan memberikan dukungan emosional


25. Apa yang harus dilakukan perawat jika terdapat kesalahan identifikasi pada sampel laboratorium?
A. Menyimpan hasil tanpa memberitahu pihak terkait
B. Menyembunyikan kesalahan
C. Melaporkan kesalahan segera dan mengambil langkah koreksi
D. Tidak melakukan apa-apa

Jawaban: 
C. Melaporkan kesalahan segera dan mengambil langkah koreksi


26. Apa peran perawat dalam mendukung pasien dengan kondisi kronis melalui hasil laboratorium?
A. Mengabaikan hasil laboratorium
B. Menyampaikan informasi tanpa penjelasan
C. Memberikan pemahaman tentang hasil dan memberikan dukungan dalam perencanaan perawatan
D. Tidak memberitahu pasien tentang hasil laboratorium

Jawaban: 
C. Memberikan pemahaman tentang hasil dan memberikan dukungan dalam perencanaan perawatan


27. Bagaimana perawat dapat mendukung psikologis pasien yang menjalani perawatan di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Mengabaikan perasaan pasien
B. Menyediakan dukungan emosional
C. Menyembunyikan informasi medis
D. Menyuruh pasien untuk tidak berbicara

Jawaban: 
B. Menyediakan dukungan emosional


28. Apa yang harus dilakukan perawat jika ada keluhan atau tanda-tanda ketidaknyamanan dari pasien di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Mengabaikan keluhan pasien
B. Mencatat keluhan pasien
C. Memberikan obat tanpa tanya-tanya
D. Menertibkan pasien

Jawaban: 
B. Mencatat keluhan pasien


29. Manakah tanda-tanda kelelahan pernapasan yang harus diperhatikan oleh perawat di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Pernapasan cepat dan dangkal
B. Pernapasan lambat dan dalam
C. Pernapasan normal
D. Tidak bisa merasakan pernapasan

Jawaban: 
A. Pernapasan cepat dan dangkal


30. Apa yang perlu diperhatikan perawat saat memberikan makanan kepada pasien di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Memberikan makanan sembarangan
B. Menjelaskan pentingnya makanan kepada pasien
C. Tidak memberikan pilihan makanan
D. Tidak mencatat pola makan pasien

Jawaban: 
B. Menjelaskan pentingnya makanan kepada pasien


31. Apa yang perlu diperhatikan perawat saat mengelola obat di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Mencampur obat tanpa perhitungan
B. Memeriksa tanggal kedaluwarsa obat
C. Menyimpan obat di tempat panas
D. Memberikan dosis obat sembarangan

Jawaban: 
B. Memeriksa tanggal kedaluwarsa obat


32. Apa yang menjadi fokus utama dalam pemeriksaan urine di laboratorium keperawatan?
A. Kadar gula darah
B. Kadar enzim hati
C. Kandungan mikroorganisme
D. Kadar kreatinin

Jawaban: 
C. Kandungan mikroorganisme


33. Mengapa penggunaan label identifikasi yang jelas pada sampel sangat penting di laboratorium?
A. Agar staf laboratorium bisa mengenali siapa pasiennya
B. Hanya sebagai aturan administratif
C. Untuk mempercantik hasil laboratorium
D. Agar hasil pemeriksaan tepat sasaran dan tidak bingung

Jawaban: 
D. Agar hasil pemeriksaan tepat sasaran dan tidak bingung


34. Apa peran perawat dalam pengelolaan limbah hasil dari laboratorium keperawatan?
A. Membiarkan limbah menumpuk di tempat kerja
B. Mengirimkan limbah ke tempat pembuangan umum tanpa pengelolaan khusus
C. Memisahkan limbah sesuai jenis dan membuangnya dengan benar
D. Menyimpan limbah di dalam ruangan laboratorium tanpa perlindungan khusus

Jawaban: 
C. Memisahkan limbah sesuai jenis dan membuangnya dengan benar


35. Apa yang menjadi prioritas perawat ketika menghadapi hasil laboratorium yang menunjukkan kondisi kritis pada pasien?
A. Menunda informasi kepada dokter
B. Menyampaikan hasil dengan cara yang tidak langsung
C. Secepatnya memberitahu dokter dan mengambil tindakan yang diperlukan
D. Tidak memberi tahu pasien

Jawaban: 
C. Secepatnya memberitahu dokter dan mengambil tindakan yang diperlukan


36. Manakah dari berikut yang merupakan tindakan pencegahan penyebaran infeksi di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menjaga kebersihan tangan
B. Membuang limbah medis sembarangan
C. Tidak menggunakan alat pelindung diri
D. Menyentuh wajah saat merawat pasien

Jawaban: 
A. Menjaga kebersihan tangan


37. Apa yang perlu dilakukan perawat jika pasien mengalami kesulitan bernapas di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menunggu pasien membaik sendiri
B. Memberikan oksigen sesuai indikasi
C. Tidak memberikan pertolongan
D. Memberikan obat penenang

Jawaban: 
B. Memberikan oksigen sesuai indikasi


38. Bagaimana perawat dapat memastikan pasien mendapatkan nutrisi yang cukup di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Tidak memperhatikan pola makan pasien
B. Menawarkan makanan sesuai keinginan pasien
C. Memberikan makanan secara sembarangan
D. Mencatat pola makan pasien

Jawaban: 
D. Mencatat pola makan pasien


39. Apa yang harus dilakukan perawat jika ada pasien yang menolak perawatan di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Memaksa pasien menerima perawatan
B. Menyediakan informasi dan mendengarkan kekhawatiran pasien
C. Menjauhi pasien yang menolak perawatan
D. Tidak melakukan apa-apa

Jawaban: 
B. Menyediakan informasi dan mendengarkan kekhawatiran pasien


40. Apa yang perlu diperhatikan perawat saat merawat pasien dengan penyakit menular di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Tidak menggunakan alat pelindung diri
B. Membiarkan pasien bersama pasien lainnya
C. Menggunakan alat medis yang sudah dipakai
D. Mengikuti protokol isolasi

Jawaban: 
D. Mengikuti protokol isolasi


41. Apa yang dimaksud dengan dokumentasi perawat di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menyimpan catatan tanpa dokumentasi
B. Menulis catatan tentang perawatan yang diberikan
C. Tidak mencatat tindakan perawat
D. Menyimpan informasi hanya di ingatan

Jawaban: 
B. Menulis catatan tentang perawatan yang diberikan


42. Apa yang perlu dilakukan perawat jika ada pasien yang mengalami kejang di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menyentuh pasien yang sedang kejang
B. Menahan gerakan pasien
C. Menjauhkan benda-benda di sekitar pasien
D. Tidak melakukan apa-apa

Jawaban: 
C. Menjauhkan benda-benda di sekitar pasien


43. Apa yang harus dilakukan perawat jika ada pasien yang mengalami luka bakar di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Memberikan obat penenang
B. Membersihkan luka dengan air dingin
C. Membalut luka dengan kain kering
D. Tidak melakukan apa-apa

Jawaban: 
B. Membersihkan luka dengan air dingin


44. Apa yang perlu diperhatikan perawat saat merawat pasien dengan perangkat medis elektronik di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Mengabaikan petunjuk penggunaan
B. Mematikan perangkat saat tidak digunakan
C. Menyimpan perangkat di tempat lembab
D. Tidak memeriksa perangkat secara berkala

Jawaban: 
B. Mematikan perangkat saat tidak digunakan


45. Bagaimana perawat dapat mengidentifikasi tanda-tanda infeksi pada pasien di laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Tidak memeriksa tanda-tanda infeksi
B. Memeriksa suhu tubuh saja
C. Melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh
D. Mengabaikan keluhan pasien

Jawaban: 
C. Melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh


46. Apa fungsi utama dari laboratorium keperawatan medical surgical?
A. Menyediakan obat-obatan
B. Menyediakan peralatan medis
C. Mendiagnosis penyakit
D. Menyediakan makanan

Jawaban: 
C. Mendiagnosis penyakit


47. Alat apa yang biasanya digunakan dalam laboratorium keperawatan untuk mengukur tekanan darah pasien?
A. Stetoskop
B. Termometer
C. Sphygmomanometer
D. EKG

Jawaban: 
C. Sphygmomanometer


48. Apa tujuan pengambilan sampel darah pada pasien di laboratorium keperawatan?
A. Mengetahui golongan darah
B. Menilai fungsi ginjal
C. Menentukan kadar gula darah
D. Mengukur tingkat oksigen dalam darah

Jawaban: 
C. Menentukan kadar gula darah


49. Apa peran utama perawat dalam pengelolaan hasil laboratorium keperawatan?
A. Mendiagnosis penyakit
B. Menginterpretasi hasil uji laboratorium
C. Memberikan obat kepada pasien
D. Menyusun rencana diet

Jawaban: 
B. Menginterpretasi hasil uji laboratorium


50. Proses apa yang biasanya dilakukan pada spesimen darah sebelum diuji di laboratorium keperawatan?
A. Sentrifugasi
B. Sterilisasi
C. Inkubasi
D. Elektroforesis

Jawaban: 
A. Sentrifugasi


51. Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan radiologi dalam konteks laboratorium keperawatan?
A. Pemeriksaan darah
B. Pemeriksaan pencitraan dengan sinar-X
C. Pemeriksaan urine
D. Pemeriksaan tekanan darah

Jawaban: 
B. Pemeriksaan pencitraan dengan sinar-X


52. Mengapa penggunaan alat pelindung diri (APD) sangat penting dalam laboratorium keperawatan?
A. Untuk menarik perhatian pasien
B. Untuk melengkapi fashion kerja
C. Untuk mencegah penularan infeksi dan kecelakaan
D. Untuk memudahkan pekerjaan perawat

Jawaban: 
C. Untuk mencegah penularan infeksi dan kecelakaan


53. Apa yang menjadi fokus utama dalam pemeriksaan fungsi hati di laboratorium keperawatan?
A. Kadar gula darah
B. Kadar enzim hati
C. Kadar kreatinin
D. Jumlah sel darah merah

Jawaban: 
B. Kadar enzim hati


54. Apa perbedaan antara laboratorium klinik dan laboratorium patologi di dalam konteks keperawatan?
A. Lokasi geografis
B. Waktu operasional
C. Jenis uji yang dilakukan
D. Ukuran bangunan

Jawaban: 
C. Jenis uji yang dilakukan


55. Bagaimana cara yang tepat untuk mengelola limbah medis hasil dari proses laboratorium keperawatan?
A. Dibuang ke sungai atau laut
B. Dikumpulkan dalam wadah tertutup dan diolah secara aman
C. Dibuang ke bak sampah biasa
D. Disemprotkan dengan disinfektan dan dibiarkan di tempat terbuka

Jawaban: 
B. Dikumpulkan dalam wadah tertutup dan diolah secara aman


56. Apa tujuan dari pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) di laboratorium keperawatan?
A. Mengukur tekanan darah
B. Menilai aktivitas otot jantung
C. Menentukan kadar gula darah
D. Membuat rencana perawatan diet

Jawaban: 
B. Menilai aktivitas otot jantung**


57. Mengapa kontrol infeksi menjadi perhatian utama dalam operasional laboratorium keperawatan?
A. Meningkatkan daya tarik laboratorium
B. Mencegah penyebaran infeksi di antara pasien dan staf
C. Menghemat biaya operasional
D. Menjaga kualitas udara di laboratorium

Jawaban: 
B. Mencegah penyebaran infeksi di antara pasien dan staf**


58. Apa yang dimaksud dengan biopsi dalam konteks laboratorium keperawatan?
A. Pemeriksaan mikroskopis jaringan tubuh
B. Pemeriksaan kadar gula darah
C. Pemeriksaan tekanan darah
D. Pemeriksaan radiologi

Jawaban: 
A. Pemeriksaan mikroskopis jaringan tubuh


59. Mengapa penting bagi perawat untuk memahami hasil laboratorium dalam merencanakan perawatan pasien?
A. Hanya untuk melengkapi catatan medis
B. Untuk menunjukkan keahlian perawat
C. Untuk memberikan informasi kepada pihak keluarga
D. Agar perawatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien

Jawaban: 
D. Agar perawatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien


60. Apa yang harus dilakukan perawat jika pasien menolak pemeriksaan laboratorium yang direkomendasikan oleh dokter?
A. Memaksa pasien untuk melakukan pemeriksaan
B. Menunda pemeriksaan hingga pasien setuju
C. Memberikan obat tanpa pemeriksaan laboratorium
D. Memberikan pemahaman kepada pasien dan mencari solusi bersama

Jawaban: 
D. Memberikan pemahaman kepada pasien dan mencari solusi bersama


61. Seorang perawat ingin memeriksa kadar elektrolit darah pasien. Alat apa yang paling sesuai digunakan?
A. Termometer
B. Glukometer
C. Gasometer
D. Elektrolit Analyzer

Jawaban: 
D. Elektrolit Analyzer


62. Apa fungsi dari laboratorium patologi di dalam rumah sakit?
A. Mendiagnosis dan menentukan jenis penyakit
B. Menyediakan obat-obatan
C. Memberikan terapi fisik
D. Melakukan operasi

Jawaban: 
A. Mendiagnosis dan menentukan jenis penyakit


63. Bagaimana peran perawat dalam proses pengambilan sampel darah dari pasien?
A. Mengatur jadwal pengambilan sampel darah
B. Memberikan obat penenang sebelum pengambilan sampel darah
C. Menjelaskan prosedur dan memberikan dukungan kepada pasien
D. Melakukan pemeriksaan darah langsung di laboratorium

Jawaban: 
C. Menjelaskan prosedur dan memberikan dukungan kepada pasien


64. Apa yang perlu diperhatikan oleh perawat ketika mengirimkan sampel darah ke laboratorium?
A. Waktu yang lama untuk pengiriman
B. Penggunaan wadah plastik biasa
C. Tidak mencantumkan identitas pasien pada sampel
D. Penggunaan wadah tertutup dan mencantumkan identitas pasien dengan jelas

Jawaban: 
D. Penggunaan wadah tertutup dan mencantumkan identitas pasien dengan jelas


65. Apa yang dimaksud dengan "prothrombin time" (PT) dalam uji koagulasi darah di laboratorium keperawatan?
A. Waktu untuk membekukan darah
B. Waktu untuk pembentukan bekuan darah
C. Waktu untuk melarutkan bekuan darah
D. Waktu untuk pemeriksaan darah

Jawaban: 
B. Waktu untuk pembentukan bekuan darah


66. Bagaimana perawat dapat membantu pasien dalam menghadapi kecemasan terkait dengan pemeriksaan laboratorium?
A. Menghindari pembicaraan tentang prosedur laboratorium
B. Memberikan informasi yang jelas dan mendukung
C. Menyuruh pasien untuk tidak memikirkan pemeriksaan tersebut
D. Menyembunyikan hasil pemeriksaan dari pasien

Jawaban: 
B. Memberikan informasi yang jelas dan mendukung


67. Apa yang dimaksud dengan "complete blood count" (CBC) dalam uji laboratorium keperawatan?
A. Pemeriksaan kadar glukosa darah
B. Pemeriksaan seluruh elemen darah
C. Pemeriksaan fungsi ginjal
D. Pemeriksaan tekanan darah

Jawaban: 
B. Pemeriksaan seluruh elemen darah


68. Mengapa penting untuk melibatkan pasien dalam pemahaman hasil laboratorium?
A. Agar pasien merasa lebih stres
B. Agar pasien tidak bertanya banyak pertanyaan
C. Agar pasien dapat berpartisipasi dalam perencanaan perawatan
D. Agar pasien tidak tahu tentang kondisinya

Jawaban: 
C. Agar pasien dapat berpartisipasi dalam perencanaan perawatan


69. Apa yang perlu diperhatikan oleh perawat ketika menggunakan alat pemeriksaan darah di laboratorium?
A. Menggunakan alat sembarangan tanpa perlu perhatian khusus
B. Menjaga kebersihan dan sterilisasi alat
C. Meninggalkan alat begitu saja setelah digunakan
D. Menggunakan alat tanpa memahami fungsi dan cara kerjanya

Jawaban: 
B. Menjaga kebersihan dan sterilisasi alat


70. Apa yang dimaksud dengan "culture and sensitivity" (C&S) dalam pemeriksaan laboratorium keperawatan?
A. Pemeriksaan sel bakteri
B. Pemeriksaan gula darah
C. Pemeriksaan fungsi ginjal
D. Pemeriksaan kadar enzim hati

Jawaban: 
A. Pemeriksaan sel bakteri


71. Mengapa penting untuk mengamati standar keamanan dan keselamatan dalam laboratorium keperawatan?
A. Hanya sebagai formalitas administratif
B. Untuk membatasi akses pasien ke laboratorium
C. Untuk melindungi staf dan pasien dari risiko kecelakaan dan infeksi
D. Hanya sebagai aturan yang harus diikuti tanpa alasan khusus

Jawaban: 
C. Untuk melindungi staf dan pasien dari risiko kecelakaan dan infeksi**


72. Apa yang dimaksud dengan "International Normalized Ratio" (INR) dalam pemeriksaan koagulasi darah?
A. Indeks kreatinin
B. Indeks koagulasi
C. Indeks glukosa
D. Indeks tekanan darah

Jawaban: 
B. Indeks koagulasi