34 Soal Laboratorium Keperawatan Gawat Darurat Beserta Jawaban

Kumpulan Soal Pilihan Ganda Materi Laboratorium Keperawatan Gawat Darurat

1. Pemeriksaan laboratorium apa yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi fungsi koagulasi dalam keadaan gawat darurat?
A) International Normalized Ratio (INR)
B) Activated Partial Thromboplastin Time (aptt)
C) Bleeding Time
D) Platelet Count

Jawaban: 
A) International Normalized Ratio (INR)


2. Apa tujuan utama dari laboratorium keperawatan gawat darurat?
A) Mendiagnosis penyakit
B) Memberikan perawatan segera
C) Melakukan operasi darurat
D) Menyediakan obat-obatan

Jawaban: 
B) Memberikan perawatan segera


3. Manakah dari berikut yang bukan termasuk dalam tes darah rutin dalam situasi gawat darurat?
A) Hitung jenis sel darah putih
B) Hitung jenis sel darah merah
C) Kadar hormon tiroid
D) Kadar hemoglobin

Jawaban: 
C) Kadar hormon tiroid


4. Pemeriksaan yang paling penting dalam laboratorium keperawatan gawat darurat untuk mengevaluasi fungsi ginjal adalah?
A) Kreatinin
B) Urea
C) Glukosa
D) Elektrolit

Jawaban: 
A) Kreatinin


5. Apa yang menunjukkan adanya hiperkalemia pada hasil tes laboratorium keperawatan gawat darurat?
A) Kadar natrium yang rendah
B) Kadar kalium yang rendah
C) Kadar kalium yang tinggi
D) Kadar kalsium yang tinggi

Jawaban: 
C) Kadar kalium yang tinggi


6. Parameter apa yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung dalam laboratorium keperawatan gawat darurat?
A) CPK (Creatine Phosphokinase)
B) Troponin
C) Elektrolit
D) Urinalisis

Jawaban: 
B) Troponin


7. Apa yang mungkin menunjukkan adanya infeksi pada hasil tes urinalisis dalam situasi gawat darurat?
A) Leukosit yang tinggi
B) Glukosa yang tinggi
C) ph yang rendah
D) Protein yang rendah

Jawaban: 
A) Leukosit yang tinggi


8. Manakah dari berikut ini merupakan tanda-tanda disfungsi hati yang mungkin ditemukan dalam hasil tes laboratorium gawat darurat?
A) Kadar albumin yang rendah
B) Kadar amilase yang rendah
C) Kadar glukosa yang tinggi
D) Kadar kalsium yang tinggi

Jawaban: 
A) Kadar albumin yang rendah


9. Apa yang mungkin menyebabkan peningkatan dalam kadar amilase pada hasil tes darah dalam situasi gawat darurat?
A) Penyakit ginjal
B) Serangan jantung
C) Penyakit pankreas
D) Dehidrasi

Jawaban: 
C) Penyakit pankreas


10. Pemeriksaan darah yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi pembekuan darah dalam keadaan gawat darurat adalah?
A) Protrombin Time (PT)
B) Partial Thromboplastin Time (PTT)
C) Fibrinogen
D) Platelet Count

Jawaban: 
B) Partial Thromboplastin Time (PTT)


11. Pemeriksaan laboratorium mana yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi fungsi tiroid dalam situasi gawat darurat?
A) TSH (Thyroid Stimulating Hormone)
B) T3 (Triiodothyronine)
C) T4 (Thyroxine)
D) Calcitonin

Jawaban: 
A) TSH (Thyroid Stimulating Hormone)


12. Apa yang mungkin menunjukkan adanya asidosis respiratorik pada hasil tes gas darah dalam situasi gawat darurat?
A) ph rendah, PCO2 rendah, HCO3 rendah
B) ph tinggi, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
C) ph rendah, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
D) ph tinggi, PCO2 rendah, HCO3 tinggi

Jawaban: 
C) ph rendah, PCO2 tinggi, HCO3 rendah


13. Pemeriksaan darah apa yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi fungsi koagulasi dalam keadaan gawat darurat?
A) International Normalized Ratio (INR)
B) Activated Partial Thromboplastin Time (aptt)
C) Bleeding Time
D) Platelet Count

Jawaban: 
A) International Normalized Ratio (INR)


14. Apa yang mungkin menunjukkan adanya hipernatremia pada hasil tes elektrolit dalam situasi gawat darurat?
A) Kadar natrium yang rendah
B) Kadar klorida yang rendah
C) Kadar natrium yang tinggi
D) Kadar kalsium yang tinggi

Jawaban: 
C) Kadar natrium yang tinggi


15. Pemeriksaan apa yang dapat digunakan untuk mengevaluasi fungsi hemostasis dalam keadaan gawat darurat?
A) Prothrombin Time (PT)
B) Activated Partial Thromboplastin Time (aptt)
C) Platelet Count
D) Fibrinogen

Jawaban: 
C) Platelet Count


16. Apa yang biasanya menunjukkan adanya gangguan metabolisme asam pada hasil tes gas darah dalam situasi gawat darurat?
A) ph tinggi, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
B) ph rendah, PCO2 rendah, HCO3 tinggi
C) ph rendah, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
D) ph tinggi, PCO2 rendah, HCO3 tinggi

Jawaban: 
B) ph rendah, PCO2 rendah, HCO3 tinggi


17. Pemeriksaan laboratorium apa yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi pernapasan dalam situasi gawat darurat?
A) Troponin
B) Lactate
C) Gas Darah
D) Hemoglobin

Jawaban: 
C) Gas Darah


18. Apa yang mungkin menunjukkan adanya hiperkalsemia pada hasil tes laboratorium gawat darurat?
A) Kadar natrium yang rendah
B) Kadar kalsium yang rendah
C) Kadar kalsium yang tinggi
D) Kadar kalium yang tinggi

Jawaban: 
C) Kadar kalsium yang tinggi


19. Pemeriksaan darah yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi hati dalam situasi gawat darurat adalah?
A) Bilirubin
B) Ammonia
C) CPK (Creatine Phosphokinase)
D) Troponin

Jawaban: 
A) Bilirubin


20. Apa yang mungkin menunjukkan adanya hipoglikemia pada hasil tes darah dalam situasi gawat darurat?
A) Kadar glukosa yang rendah
B) Kadar glukosa yang tinggi
C) Kadar urea yang tinggi
D) Kadar kreatinin yang tinggi

Jawaban: 
A) Kadar glukosa yang rendah


21. Pemeriksaan yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi ginjal dalam keadaan gawat darurat adalah?
A) Ammonia
B) Troponin
C) Creatinine
D) INR (International Normalized Ratio)

Jawaban: 
C) Creatinine


22. Apa yang mungkin menunjukkan adanya hemolisis pada hasil tes darah dalam situasi gawat darurat?
A) Bilirubin yang tinggi
B) Glukosa yang rendah
C) Kreatinin yang rendah
D) Elektrolit yang tinggi

Jawaban: 
A) Bilirubin yang tinggi


23. Apa yang mungkin menunjukkan adanya hiponatremia pada hasil tes elektrolit dalam situasi gawat darurat?
A) Kadar natrium yang rendah
B) Kadar kalsium yang rendah
C) Kadar kalsium yang tinggi
D) Kadar kalium yang tinggi

Jawaban: 
A) Kadar natrium yang rendah


24. Pemeriksaan laboratorium mana yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi pernapasan dalam situasi gawat darurat?
A) Troponin
B) Lactate
C) Gas Darah
D) Hemoglobin

Jawaban: 
C) Gas Darah


25. Apa yang mungkin menunjukkan adanya hemodilusi pada hasil tes darah dalam situasi gawat darurat?
A) Kadar kreatinin yang tinggi
B) Kadar natrium yang rendah
C) Kadar albumin yang rendah
D) Kadar hematokrit yang rendah

Jawaban: 
D) Kadar hematokrit yang rendah


26. Pemeriksaan darah yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi oksigenasi dalam keadaan gawat darurat adalah?
A) Troponin
B) Gas Darah
C) Fibrinogen
D) Platelet Count

Jawaban: 
B) Gas Darah


27. Apa yang mungkin menunjukkan adanya gangguan keseimbangan asam-basa pada hasil tes gas darah dalam situasi gawat darurat?
A) ph rendah, PCO2 rendah, HCO3 rendah
B) ph tinggi, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
C) ph rendah, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
D) ph tinggi, PCO2 rendah, HCO3 tinggi

Jawaban: 
C) ph rendah, PCO2 tinggi, HCO3 rendah


28. Pemeriksaan laboratorium mana yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi fungsi koagulasi dalam keadaan gawat darurat?
A) International Normalized Ratio (INR)
B) Activated Partial Thromboplastin Time (aptt)
C) Bleeding Time
D) Platelet Count

Jawaban: 
A) International Normalized Ratio (INR)


29. Apa yang mungkin menunjukkan adanya asidosis metabolik pada hasil tes gas darah dalam situasi gawat darurat?
A) ph rendah, PCO2 rendah, HCO3 rendah
B) ph tinggi, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
C) ph rendah, PCO2 tinggi, HCO3 rendah
D) ph tinggi, PCO2 rendah, HCO3 rendah

Jawaban: 
A) ph rendah, PCO2 rendah, HCO3 rendah


30. Parameter apa yang biasanya diuji dalam laboratorium keperawatan gawat darurat untuk mengevaluasi fungsi organ?
A) Gula darah
B) Elektrolit
C) Kolesterol
D) Trigliserida

Jawaban: 
B) Elektrolit


31. Pemeriksaan darah apa yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi fungsi pembekuan darah dalam keadaan gawat darurat?
A) Protrombin Time (PT)
B) Partial Thromboplastin Time (PTT)
C) Fibrinogen
D) Platelet Count

Jawaban: 
B) Partial Thromboplastin Time (PTT)


32. Pemeriksaan laboratorium apa yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi tiroid dalam situasi gawat darurat?
A) TSH (Thyroid Stimulating Hormone)
B) T3 (Triiodothyronine)
C) T4 (Thyroxine)
D) Calcitonin

Jawaban: 
A) TSH (Thyroid Stimulating Hormone)


33. Pemeriksaan darah yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi koagulasi dalam keadaan gawat darurat adalah?
A) International Normalized Ratio (INR)
B) Activated Partial Thromboplastin Time (aptt)
C) Bleeding Time
D) Platelet Count

Jawaban: 
A) International Normalized Ratio (INR)


34. Pemeriksaan darah apa yang dapat digunakan untuk mengevaluasi fungsi hemostasis dalam keadaan gawat darurat?
A) Prothrombin Time (PT)
B) Activated Partial Thromboplastin Time (aptt)
C) Platelet Count
D) Fibrinogen

Jawaban: 
C) Platelet Count