60 Soal Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah Beserta Jawaban

Kumpulan Soal Pilihan Ganda Materi  Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah

1. Apa tujuan utama dari laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Menyediakan obat-obatan
B. Memberikan pelayanan keperawatan
C. Menangani pasien bedah
D. Menjalankan prosedur bedah

Jawaban: 
B. Memberikan pelayanan keperawatan


2. Alat apa yang biasanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh pasien di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Stetoskop
B. Termometer
C. Sphygmomanometer
D. EKG

Jawaban: 
B. Termometer


3. Apa yang dimaksud dengan sterilisasi instrumen medis di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Pembersihan permukaan instrumen
B. Pembungkaman mikroorganisme pada instrumen
C. Melabeli instrumen dengan benar
D. Melakukan pengujian kualitas instrumen

Jawaban: 
B. Pembungkaman mikroorganisme pada instrumen


4. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk sterilisasi instrumen medis menggunakan metode autoclave?
A. 15 menit
B. 30 menit
C. 45 menit
D. 60 menit

Jawaban: 
C. 45 menit


5. Apa fungsi dari alat pengukur tekanan darah (sphygmomanometer) di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengukur suhu tubuh
B. Mengukur denyut nadi
C. Mengukur tekanan darah
D. Mengukur tingkat gula darah

Jawaban: 
C. Mengukur tekanan darah


6. Bagaimana prosedur penggunaan sarung tangan steril di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Cuci tangan sebelum mengenakan sarung tangan
B. Gunakan sarung tangan tanpa mencuci tangan
C. Simpan sarung tangan di saku jas lab
D. Gunakan sarung tangan yang sudah digunakan sebelumnya

Jawaban: 
A. Cuci tangan sebelum mengenakan sarung tangan


7. Apa kegunaan dari alat pencitraan seperti MRI dan CT scan di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengukur tekanan darah
B. Mendeteksi masalah struktur internal tubuh
C. Menilai fungsi hati
D. Mengukur tingkat oksigen dalam darah

Jawaban: 
B. Mendeteksi masalah struktur internal tubuh


8. Apa peran perawat dalam persiapan dan pelaksanaan prosedur bedah di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Hanya memonitor pasien
B. Menyediakan instrumen bedah
C. Membantu persiapan pasien dan tim bedah
D. Memberikan resep obat pasca bedah

Jawaban: 
C. Membantu persiapan pasien dan tim bedah


9. Bagaimana cara mengidentifikasi pasien dengan benar sebelum menjalani prosedur di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Menggunakan nomor ruangan
B. Memeriksa identitas pasien
C. Menyapa pasien secara umum
D. Mengandalkan informasi dari keluarga pasien

Jawaban: 
B. Memeriksa identitas pasien


10. Apa yang dimaksud dengan prinsip 5 Moments of Hand Hygiene dalam praktik keperawatan medikal bedah?
A. Lima momen berbeda untuk mencuci tangan
B. Lima tahap dalam prosedur sterilisasi
C. Lima langkah pencegahan infeksi
D. Lima situasi yang memerlukan pemakaian sarung tangan

Jawaban: 
C. Lima langkah pencegahan infeksi


11. Mengapa penting untuk menjaga kebersihan dan sterilisasi lingkungan di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Meningkatkan kenyamanan pasien
B. Mencegah infeksi nosokomial
C. Menjaga keberlanjutan alat medis
D. Menurunkan biaya perawatan

Jawaban: 
B. Mencegah infeksi nosokomial


12. Apa tugas dari seorang perawat anestesi dalam tim bedah di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Menyuntikkan obat bius kepada pasien
B. Menyediakan instrumen bedah
C. Memantau tanda vital pasien
D. Merencanakan prosedur operasi

Jawaban: 
A. Menyuntikkan obat bius kepada pasien


13. Bagaimana peran perawat bedah dalam pencegahan komplikasi selama dan setelah operasi?
A. Mengelola administrasi obat-obatan
B. Melakukan tindakan bedah
C. Memantau dan memberikan asuhan pasca operasi
D. Menyusun jadwal operasi

Jawaban: 
C. Memantau dan memberikan asuhan pasca operasi


14. Apa yang dimaksud dengan "time-out" sebelum dimulainya prosedur bedah di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Waktu untuk istirahat tim bedah
B. Waktu untuk memeriksa dan mengkonfirmasi identitas pasien, prosedur, dan situs operasi
C. Waktu untuk menyampaikan hasil diagnosis kepada pasien
D. Waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga pasien

Jawaban:
B. Waktu untuk memeriksa dan mengkonfirmasi identitas pasien, prosedur, dan situs operasi


15. Apa yang harus dilakukan perawat jika terdapat perbedaan antara identitas pasien dan informasi medis yang ada di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Lanjutkan prosedur tanpa melibatkan pasien
B. Berbicara dengan tim bedah terlebih dahulu
C. Laporkan segera kepada atasan dan tim bedah
D. Diskusikan dengan keluarga pasien

Jawaban: 
C. Laporkan segera kepada atasan dan tim bedah


16. Apa yang dimaksud dengan "ergonomi" dalam konteks laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Studi tentang organ tubuh
B. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental pekerja
C. Proses sterilisasi instrumen medis
D. Pengukuran tekanan darah

Jawaban: 
B. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental pekerja


17. Mengapa penting untuk memiliki protokol keamanan pasien di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Menjaga privasi pasien
B. Mencegah kehilangan data medis
C. Mengurangi risiko kecelakaan pasien
D. Menyusun jadwal operasi

Jawaban: 
C. Mengurangi risiko kecelakaan pasien


18. Apa yang harus dilakukan perawat jika menemukan alat medis yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Membiarkan saja alat tersebut
B. Menggunakannya dengan hati-hati
C. Melaporkan ke atasan dan menghentikan penggunaan alat tersebut
D. Mencoba memperbaiki sendiri

Jawaban: 
C. Melaporkan ke atasan dan menghentikan penggunaan alat tersebut


19. Apa yang dimaksud dengan "resiko jatuh" dan bagaimana perawat dapat mencegahnya di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Risiko pasien terjatuh; perawat harus memastikan area sekitar tempat tidur pasien aman
B. Risiko perawat terjatuh; perawat harus menggunakan sepatu anti-slip
C. Risiko instrumen bedah terjatuh; perawat harus menyimpan instrumen dengan benar
D. Risiko pasien terjatuh; perawat tidak memiliki tanggung jawab terhadap hal ini

Jawaban: 
A. Risiko pasien terjatuh; perawat harus memastikan area sekitar tempat tidur pasien aman


20. Apa yang menjadi fokus utama dalam asuhan pasien pra dan pasca operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Pengukuran tekanan darah
B. Pemberian obat bius
C. Persiapan psikologis dan pemantauan pasien
D. Sterilisasi instrumen bedah

Jawaban: 
C. Persiapan psikologis dan pemantauan pasien


21. Mengapa penting bagi perawat di laboratorium keperawatan medikal bedah untuk memiliki pengetahuan tentang prinsip-prinsip aseptik?
A. Untuk meningkatkan produktivitas
B. Untuk menghindari konflik dengan tim bedah
C. Untuk mencegah infeksi nosokomial
D. Untuk menurunkan biaya perawatan

Jawaban: 
C. Untuk mencegah infeksi nosokomial


22. Apa yang dimaksud dengan "bundling" dalam konteks pencegahan infeksi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Pengelompokan pasien dengan kondisi serupa
B. Menggabungkan beberapa tindakan pencegahan infeksi menjadi satu paket
C. Mengumpulkan alat bedah dalam satu tempat
D. Pemberian obat-obatan secara bersamaan

Jawaban: 
B. Menggabungkan beberapa tindakan pencegahan infeksi menjadi satu paket


23. Apa manfaat dari penggunaan lembaran operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Memudahkan tim bedah untuk mencatat resep obat
B. Mencegah kontaminasi lintas pasien
C. Mengurangi risiko kesalahan prosedur bedah
D. Mempercepat waktu prosedur operasi

Jawaban: 
C. Mengurangi risiko kesalahan prosedur bedah


24. Bagaimana perawat dapat memastikan bahwa instrumen bedah yang digunakan dalam prosedur operasi adalah steril?
A. Melihat warna instrumen
B. Mengecek tanggal pembuatan instrumen
C. Memastikan instrumen dikemas dengan benar
D. Meraba permukaan instrumen

Jawaban: 
C. Memastikan instrumen dikemas dengan benar


25. Apa yang perlu diperhatikan oleh perawat saat melakukan dokumentasi pasien di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Menambahkan informasi tanpa verifikasi
B. Menggunakan singkatan medis yang tidak umum
C. Melibatkan keluarga pasien dalam dokumentasi
D. Menjaga kerahasiaan informasi medis

Jawaban: 
D. Menjaga kerahasiaan informasi medis


26. Apa yang termasuk dalam tugas perawat sebelum pasien menjalani operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Menjaga privasi pasien
B. Memantau tanda vital pasien
C. Memberikan obat bius kepada pasien
D. Menyampaikan hasil diagnosis kepada pasien

Jawaban: 
B. Memantau tanda vital pasien


27. Mengapa penting bagi perawat di laboratorium keperawatan medikal bedah untuk terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi medis?
A. Untuk mendapatkan promosi jabatan
B. Untuk menghindari konflik dengan rekan kerja
C. Agar dapat memberikan pelayanan perawatan yang mutakhir
D. Untuk mengurangi jam kerja

Jawaban: 
C. Agar dapat memberikan pelayanan perawatan yang mutakhir


28. Apa yang harus dilakukan perawat jika menemukan pasien kelelahan atau cemas sebelum menjalani prosedur operasi?
A. Mengabaikan perasaan pasien
B. Memberikan obat penenang tanpa persetujuan dokter
C. Memberikan dukungan psikologis dan menjelaskan prosedur dengan jelas
D. Mengabaikan kecemasan pasien karena itu biasa terjadi

Jawaban: 
C. Memberikan dukungan psikologis dan menjelaskan prosedur dengan jelas


29. Apa yang dimaksud dengan "rekam medis elektronik" di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Catatan medis yang disimpan dalam bentuk fisik
B. Sistem komputer yang digunakan untuk menyimpan informasi medis pasien
C. Sebuah alat untuk mengukur denyut nadi
D. Alat untuk mencetak hasil pemeriksaan darah

Jawaban: 
B. Sistem komputer yang digunakan untuk menyimpan informasi medis pasien


30. Apa yang sebaiknya dilakukan perawat jika terdapat konflik antara anggota tim bedah di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengabaikan konflik dan fokus pada pekerjaan
B. Membicarakan konflik dengan rekan kerja lainnya
C. Melaporkan konflik kepada atasan
D. Mengambil sikap netral dan membantu meredakan konflik

Jawaban: 
D. Mengambil sikap netral dan membantu meredakan konflik


31. Mengapa penting untuk melakukan identifikasi alergi obat pada pasien sebelum prosedur operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Untuk meningkatkan penjualan obat
B. Untuk mencegah reaksi alergi yang dapat membahayakan pasien
C. Agar pasien lebih percaya pada tim medis
D. Untuk memberikan obat sesuai dengan keinginan pasien

Jawaban: 
B. Untuk mencegah reaksi alergi yang dapat membahayakan pasien


32. Apa yang perlu diperhatikan perawat dalam merawat pasien dengan kondisi kritis di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Memberikan perhatian lebih pada pasien yang lebih muda
B. Mengabaikan keluhan pasien
C. Menjaga ketersediaan obat-obatan tanpa memeriksa resep dokter
D. Memantau tanda-tanda vital dan merespon dengan cepat terhadap perubahan kondisi pasien

Jawaban: 
D. Memantau tanda-tanda vital dan merespon dengan cepat terhadap perubahan kondisi pasien


33. Apa yang dimaksud dengan "tim bedah lintas disiplin" di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Tim bedah yang hanya terdiri dari perawat
B. Tim bedah yang terdiri dari berbagai ahli dari berbagai disiplin ilmu kesehatan
C. Tim bedah yang terdiri dari ahli bedah saja
D. Tim bedah yang hanya terdiri dari dokter

Jawaban: 
B. Tim bedah yang terdiri dari berbagai ahli dari berbagai disiplin ilmu kesehatan


34. Bagaimana perawat dapat membantu dalam pemantauan dan pengelolaan nyeri pasien pasca operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Memberikan obat penghilang rasa nyeri tanpa memeriksa resep dokter
B. Menganjurkan pasien untuk menahan rasa nyeri
C. Melibatkan pasien dalam perencanaan pengelolaan nyeri dan memberikan obat sesuai resep dokter
D. Mengabaikan keluhan pasien tentang nyeri

Jawaban: 
C. Melibatkan pasien dalam perencanaan pengelolaan nyeri dan memberikan obat sesuai resep dokter


35. Apa yang perlu dilakukan perawat jika terdapat perubahan pada kondisi pasien selama operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengabaikan perubahan karena itu biasa terjadi
B. Melaporkan kepada tim bedah dan dokter dengan segera
C. Menunda melaporkan hingga operasi selesai
D. Membicarakan dengan keluarga pasien terlebih dahulu

Jawaban: 
B. Melaporkan kepada tim bedah dan dokter dengan segera


36. Apa peran perawat dalam mendukung pasien untuk pemulihan setelah operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Menjadi pendukung psikologis dan memberikan edukasi pasca operasi
B. Hanya fokus pada tugas keperawatan teknis
C. Menjauhkan diri dari pasien untuk menghindari keintiman
D. Tidak memberikan informasi mengenai prosedur operasi

Jawaban: 
A. Menjadi pendukung psikologis dan memberikan edukasi pasca operasi


37. Apa yang harus dilakukan perawat jika terdapat keluhan atau ketidakpuasan dari pasien terkait pelayanan di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengabaikan keluhan pasien
B. Meningkatkan biaya pelayanan untuk memperbaiki layanan
C. Menanggapi keluhan dengan serius, mendengarkan, dan mencari solusi
D. Menyalahkan pasien atas ketidakpuasan mereka

Jawaban: 
C. Menanggapi keluhan dengan serius, mendengarkan, dan mencari solusi


38. Bagaimana perawat dapat mengelola stres dan tekanan dalam lingkungan kerja laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengabaikan stres dan tekanan untuk tetap fokus pada pekerjaan
B. Berbagi pengalaman dengan pasien untuk mendapatkan dukungan
C. Mencari bantuan dari rekan kerja atau atasan, serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi
D. Menyalahkan rekan kerja atas tekanan yang dirasakan

Jawaban: 
C. Mencari bantuan dari rekan kerja atau atasan, serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi


39. Apa yang dimaksud dengan "keamanan pasien" dan bagaimana perawat dapat berkontribusi dalam mencapainya di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Keamanan pasien hanya berkaitan dengan keamanan fisik pasien
B. Keamanan pasien melibatkan perlindungan terhadap privasi pasien dan pencegahan kecelakaan
C. Keamanan pasien tidak menjadi tanggung jawab perawat
D. Keamanan pasien hanya tanggung jawab dokter

Jawaban: 
B. Keamanan pasien melibatkan perlindungan terhadap privasi pasien dan pencegahan kecelakaan


40. Apa yang harus dilakukan perawat jika menemukan bahwa instrumen bedah yang akan digunakan dalam operasi memiliki cacat atau rusak?
A. Tetap menggunakan instrumen tersebut untuk menghindari penundaan operasi
B. Melaporkan kepada tim bedah dan meminta instrumen pengganti
C. Mengabaikan cacat dan melanjutkan operasi
D. Menyimpan informasi tentang instrumen tersebut untuk keperluan dokumentasi

Jawaban: 
B. Melaporkan kepada tim bedah dan meminta instrumen pengganti


41. Mengapa penting bagi perawat di laboratorium keperawatan medikal bedah untuk terlibat dalam penelitian dan pengembangan di bidang keperawatan?
A. Untuk mendapatkan pengakuan dari rekan kerja
B. Untuk meningkatkan gaji perawat
C. Agar dapat memberikan perawatan berdasarkan bukti ilmiah terkini
D. Karena hal itu menjadi syarat untuk mendapatkan sertifikasi

Jawaban: 
C. Agar dapat memberikan perawatan berdasarkan bukti ilmiah terkini


42. Apa yang dimaksud dengan "transfusi darah" dan apa peran perawat dalam persiapan serta pelaksanaannya di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Pemberian darah kepada pasien; perawat bertanggung jawab dalam melakukan transfusi dan memonitor pasien
B. Pengambilan darah dari pasien; perawat hanya memantau kondisi pasien
C. Pertukaran darah antara pasien; perawat hanya membantu dalam prosedur
D. Penyimpanan darah di laboratorium; perawat tidak terlibat dalam proses transfusi

Jawaban: 
A. Pemberian darah kepada pasien; perawat bertanggung jawab dalam melakukan transfusi dan memonitor pasien


43. Apa yang dimaksud dengan "pencegahan infeksi nosokomial" dan apa peran perawat dalam mencapainya di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Pencegahan infeksi pada pasien; perawat bertanggung jawab memastikan kebersihan lingkungan
B. Pencegahan infeksi yang timbul selama perawatan di rumah sakit; perawat bertanggung jawab dalam praktik kebersihan dan sterilisasi
C. Pencegahan infeksi yang diakibatkan oleh antibiotik; perawat hanya memantau penggunaan obat
D. Pencegahan infeksi pada staf medis; perawat hanya memastikan kebersihan dirinya sendiri

Jawaban: 
B. Pencegahan infeksi yang timbul selama perawatan di rumah sakit; perawat bertanggung jawab dalam praktik kebersihan dan sterilisasi


44. Bagaimana perawat dapat memastikan keamanan pasien terkait dengan penggunaan alat medis di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Tidak perlu memeriksa keamanan alat medis karena itu tugas teknisi
B. Memastikan alat medis selalu dalam kondisi baru
C. Melakukan pemeriksaan rutin, kalibrasi, dan verifikasi keamanan alat medis
D. Hanya memeriksa alat medis jika ada keluhan dari pasien

Jawaban: 
C. Melakukan pemeriksaan rutin, kalibrasi, dan verifikasi keamanan alat medis


45. Apa yang dimaksud dengan "keamanan pasien" dan bagaimana perawat dapat berkontribusi dalam mencapainya di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Keamanan pasien hanya berkaitan dengan keamanan fisik pasien
B. Keamanan pasien melibatkan perlindungan terhadap privasi pasien dan pencegahan kecelakaan
C. Keamanan pasien tidak menjadi tanggung jawab perawat
D. Keamanan pasien hanya tanggung jawab dokter

Jawaban: 
B. Keamanan pasien melibatkan perlindungan terhadap privasi pasien dan pencegahan kecelakaan


46. Apa yang sebaiknya dilakukan perawat jika pasien menolak untuk menjalani prosedur operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Memaksa pasien untuk menjalani operasi
B. Menerima keputusan pasien dan mencari alternatif atau memberikan informasi lebih lanjut
C. Tidak mengindahkan keputusan pasien
D. Memberikan ancaman kepada pasien agar mau menjalani operasi

Jawaban: 
B. Menerima keputusan pasien dan mencari alternatif atau memberikan informasi lebih lanjut


47. Apa yang dimaksud dengan "prinsip non-malefikasi" dalam etika keperawatan di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Memberikan perawatan terbaik kepada pasien
B. Tidak menyebabkan kerugian atau merugikan pasien
C. Menjamin keberlanjutan pelayanan keperawatan
D. Menjadi netral dan tidak terlibat dalam keputusan pasien

Jawaban: 
B. Tidak menyebabkan kerugian atau merugikan pasien


48. Apa yang perlu diperhatikan perawat dalam menjaga etika profesional saat bekerja di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Hanya memberikan perawatan kepada pasien yang bersikap ramah
B. Melibatkan diri dalam gosip dengan rekan kerja
C. Menjaga kerahasiaan informasi medis pasien dan berperilaku profesional
D. Hanya mematuhi peraturan yang disusun oleh atasan

Jawaban: 
C. Menjaga kerahasiaan informasi medis pasien dan berperilaku profesional


49. Apa yang dimaksud dengan "biaya pelayanan kesehatan" dan bagaimana perawat dapat membantu dalam pengelolaannya di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Biaya yang harus dibayar oleh pasien secara penuh
B. Hanya tanggung jawab administratif
C. Pengelolaan biaya yang efisien dan pemilihan opsi perawatan yang tepat
D. Tidak relevan dengan tugas perawat di laboratorium keperawatan medikal bedah

Jawaban: 
C. Pengelolaan biaya yang efisien dan pemilihan opsi perawatan yang tepat


50. Bagaimana perawat dapat berkontribusi dalam meningkatkan kepuasan pasien di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengabaikan keluhan pasien karena itu biasa terjadi
B. Memastikan pasien selalu setuju dengan rencana perawatan
C. Memberikan informasi yang jelas, mendengarkan keluhan pasien, dan memberikan perawatan dengan empati
D. Hanya memberikan perhatian pada pasien yang bersikap baik

Jawaban: 
C. Memberikan informasi yang jelas, mendengarkan keluhan pasien, dan memberikan perawatan dengan empati


51. Apa yang dimaksud dengan "perawatan praprosedur" di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Perawatan yang dilakukan setelah prosedur bedah selesai
B. Perawatan sebelum menjalani prosedur bedah untuk memastikan persiapan pasien yang optimal
C. Perawatan yang hanya diberikan oleh dokter bedah
D. Perawatan yang dilakukan oleh tim bedah selama prosedur operasi

Jawaban: 
B. Perawatan sebelum menjalani prosedur bedah untuk memastikan persiapan pasien yang optimal


52. Apa yang perlu diperhatikan perawat dalam melakukan transfer pasien dari ruang operasi ke ruang pemulihan di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Tidak perlu melakukan pemeriksaan pasien setelah operasi
B. Memastikan pasien dalam kondisi stabil sebelum transfer
C. Mengabaikan riwayat kesehatan pasien
D. Meminta pasien untuk berjalan sendiri menuju ruang pemulihan

Jawaban: 
B. Memastikan pasien dalam kondisi stabil sebelum transfer


53. Apa yang dimaksud dengan "bedah ambulatori" di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Proses bedah yang hanya dilakukan di malam hari
B. Proses bedah yang memerlukan perawatan intensif pasca operasi
C. Proses bedah di mana pasien dapat pulang pada hari yang sama setelah operasi
D. Proses bedah yang melibatkan beberapa dokter bedah sekaligus

Jawaban: 
C. Proses bedah di mana pasien dapat pulang pada hari yang sama setelah operasi


54. Apa peran perawat dalam pemantauan pasien selama prosedur bedah di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Hanya memantau tanda vital pasien
B. Menjaga privasi pasien selama operasi
C. Melakukan tindakan bedah
D. Berkoordinasi dengan tim bedah dan memberikan dukungan psikologis pada pasien

Jawaban: 
D. Berkoordinasi dengan tim bedah dan memberikan dukungan psikologis pada pasien


55. Mengapa penting bagi perawat di laboratorium keperawatan medikal bedah untuk memiliki keterampilan komunikasi yang baik?
A. Hanya untuk mendapatkan pujian dari rekan kerja
B. Agar dapat menjalankan prosedur bedah dengan baik
C. Untuk dapat berkomunikasi efektif dengan pasien dan tim medis
D. Hanya untuk kepentingan administratif

Jawaban: 
C. Untuk dapat berkomunikasi efektif dengan pasien dan tim medis


56. Apa yang harus dilakukan perawat jika terdapat perbedaan antara rencana perawatan yang diinginkan oleh pasien dan rencana perawatan medis yang direkomendasikan oleh tim medis di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengabaikan rencana medis dan mengikuti keinginan pasien
B. Memaksa pasien untuk menerima rencana medis yang direkomendasikan
C. Melibatkan pasien dalam proses pengambilan keputusan dan mencari solusi bersama
D. Menjauhkan diri dari pasien untuk menghindari konflik

Jawaban: 
C. Melibatkan pasien dalam proses pengambilan keputusan dan mencari solusi bersama


57. Apa yang perlu diperhatikan perawat dalam menjaga keamanan pasien dengan alergi obat di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Tidak perlu memeriksa riwayat alergi pasien
B. Memeriksa alergi obat pasien dan memberikan obat sesuai dengan resep dokter
C. Memberikan obat-obatan tanpa memeriksa riwayat alergi
D. Hanya memeriksa alergi jika pasien mengeluh

Jawaban: 
B. Memeriksa alergi obat pasien dan memberikan obat sesuai dengan resep dokter


58. Bagaimana perawat dapat membantu pasien dalam menjalani rehabilitasi pasca operasi di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Mengabaikan kebutuhan rehabilitasi pasien
B. Memberikan obat bius untuk mengatasi rasa nyeri pasca operasi
C. Memberikan dukungan, edukasi, dan melibatkan pasien dalam rencana rehabilitasi
D. Menyarankan pasien untuk segera kembali ke aktivitas normal tanpa batasan

Jawaban: 
C. Memberikan dukungan, edukasi, dan melibatkan pasien dalam rencana rehabilitasi


59. Apa yang dimaksud dengan "asuhan pasien holistik" di laboratorium keperawatan medikal bedah?
A. Fokus hanya pada satu aspek kesehatan pasien
B. Pendekatan perawatan yang mempertimbangkan seluruh aspek kehidupan pasien, termasuk fisik, emosional, sosial, dan spiritual
C. Hanya mempertimbangkan aspek medis dalam perawatan pasien
D. Mengabaikan kebutuhan psikologis pasien

Jawaban: 
B. Pendekatan perawatan yang mempertimbangkan seluruh aspek kehidupan pasien, termasuk fisik, emosional, sosial, dan spiritual


60. Apa yang dimaksud dengan "penandaan keselamatan pasien" dalam konteks laboratorium keperawatan medikal bedah dan apa peran perawat dalam penerapannya?
A. Memberikan tanda pada pasien untuk menunjukkan identitasnya
B. Sistem untuk mengidentifikasi pasien dengan penyakit menular
C. Strategi untuk mengurangi risiko kesalahan dengan memastikan identifikasi yang benar terkait pasien, prosedur, dan sisi operasi
D. Sistem keamanan yang hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan

Jawaban: 
C. Strategi untuk mengurangi risiko kesalahan dengan memastikan identifikasi yang benar terkait pasien, prosedur, dan sisi operasi