Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

17 Soal (Essay) Budaya Nasional dan Interaksi Global Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Budaya Nasional dan Interaksi Global

1. Budaya nasional mencerminkan apa?

2. Bersumber dari apakah budaya nasional bangsa Indonesia?

3. Jelaskan bentuk hasil Interaksi global serta contohnya!​

4. Apa yang terjadi pada budaya nasional jika budaya daerah mulai punah?

5. Bagaimana keragaman budaya bisa terjadi di Indonesia?

6. Bagaimana sikapmu atas perbedaan budaya di Indonesia?

7. Tuliskan contoh kearifan lokal dalam berbagai bidang!

8. Jelaskan mengapa pengembangan kearifan lokal penting untuk dilakukan

9. Tuliskan faktor yang mempengaruhi munculnya kearifan lokal!

10. Bagaimana cara memanfaatkan budaya tradisional untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat lokal

11. Apakah yang dimaksud dengan budaya tradisional

12. Tuliskan pengertian interaksi global !

13. Jelaskan mengapa generasi muda saat ini lebih tertarik kepada budaya asing daripada budaya tradisional

14. Jelaskan pengaruh globalisasi terhadap budaya tradisional di Indonesia

15. Tuliskan saluran dan faktor dari globalisasi!

16. Berikan contoh kebijakan dan usaha pelestarian budaya nasional

17. Jelaskan pengertian budaya daerah dan budaya nasional

Kunci Jawaban:

1. Kebudayaan nasional yang mencerminkan nilai luhur bangsa terus dipelihara, dibina, dan dikembangkan dengan memperkuat penghayatan dan pengamalan Pancasila, meningkatkan kualitas kehidupan, memperkuat jati diri dan kepribadian bangsa, mempertebal rasa harga diri dan kebanggaan nasional, memperkukuh jiwa persatuan

2. Budaya bangsa atau budaya nasionaladalah bersumber dari BUDAYADAERAH. Daerah yang dimaksud di sini adalah daerah-daerah yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI

3.
1. Kerjasama
Bentuk interaksi dalam lingkungan budaya yang pertama adalah kerjasama. Kerjasama sendiri merupakan salah satu contoh dari adanya sifat proses interaksi yang mengarah pada persatuan. Kerjasama sendiri merupakan bentuk interaksi yang dilakukan dengan tujuan untuk mencapai kepentingan serta memenuhi kebutuhan bersama tanpa paksaan. Salah satu contoh kerjasama di lingkungan budaya adalah adanya gotong royong, dimana gotong royong merupakan tradisi atau budaya yang erat melekat pada masyarakat. Oleh sebab itu, kerjasama juga menjadi salah satu tujuan komunikasi antar budaya.
2. Akomodasi
Bentuk interaksi dalam lingkungan budaya selanjutnya adalah akomodasi. Dimana akomodasi merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah atau pertikaian tanpa merugikan salah satu pihak. Sebagai contoh seperti adanya musyawarah yang juga menjadi suatu budaya yang khas dalam menyelesaikan permasalahan dalam masyarakat secara damai.
3. Akulturasi
Akulturasi juga merupakan bentuk interaksi dalam lingkungan budaya yang berkemungkinan menimbulkan suatu kebudayaan karena adanya unsur-unsur budaya baru yang masuk. Walaupun begitu. Kepribadian atau unsur asli dari kebudayaan tersebut tidak akan hilang. Salah satu contoh akulturasi komunikasi antar budaya adalah adanya proses interaksi yang berlangsung diantara dua orang atau kelompok orang dari dua kebudayaan yang berbeda, seperti interaksi antara masyarakat Betawi dan China yang kemudian memicu timbulnya kebudayaan Lenong.
4. Asimilasi
Hampir sama dengan akulturasi, asimilasi juga merupakan bentuk interaksi dalam lingkungan budaya. Hanya saja dalam asimilasi akan tercipta budaya yang baru, hingga memungkinkan menghilangkan kepribadian kebudayaan aslinya. Salah satu contohnya adalah adanya perkawinan antar suku.

4. Akan hilang budaya daerah punah budaya nasional kan sumber nya dari budaya daerah kalau budaya daerah punah budaya nasional pun akan hilang.

5. Keberagaman budaya dalam masyarakat Indonesia disebabkan dari banyaknya suku bangsa di wilayah Indonesia, dengan setiap suku memiliki bahasa dan Budaya sendiri. Setiap pulau di Indonesia memiliki suku aslinya, dan pulau besar seperti Kalimantan dan Papua memiliki puluhan suku yang tinggal di sana.

6. Sikap terhadap perbedaan akan budaya dan adat istiadat adalah: Menghargai perbedaan dan budaya. Menghormati antara yang satu dengan yang lainnya. Melakukan pengembangan daripada sikap primordialis dan chauvinisme.

7. Contoh kearifan lokal dalam berbagai bidang yakni pemanfaatan sumber daya alam, pertanian, kesehatan, buadaya nasional, pertambangan dll.

8. Kearifan lokal sangat penting dilakukan agar dapat bertahan terhadap budaya luar, memiliki kemampuan mengakomodasi unsur unsur budaya, mampu mengintegrasi unsur budaya luar ke dalam budaya asli, dan mampu memberi arah pada perkembangan budaya

9. Faktor yg mempengaruhi:
1. Letak geografis suatu daerah
2. Adat istiadat
3. Ada atau tidaknya asimilasi dan akulturasi

10. Cara memanfaatkan budaya tradisional untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat lokal sebagai berikut :
1. Pengembangan secara menyeluruh sebagai kegiatan pariwisata yang khas dan unik sering kali menjadi daya tarik tersendiri dan mampu menarik perhatian para wisatawan mancanegara dan meningkatkan devisa bagi negara.
2. Dengan melalui pertukaran budaya antar negara sehingga banyak masyarakat negara lain yang tertarik dengan budaya kita.
3. Terus menjaga dan menginovasi budaya agar kultur budaya kita tetap terjaga kualitasnya dan menarik minat pemerintah untuk dapat membantu dalam pengelolaannya.
4. Tanamkan sejak dini kepada cucu-cucu kita sebagaimana uniknya budaya kita dan dapat dikembangkan menjadi sebuah pekerjaan dimasa yang akan datang.

11. Pengertian Budaya Tradisional yaitu budaya yang dibentuk oleh suku-suku bangsa yang ada di Indonesia yang mempunyai ciri khas masing-masing karena adanya pengaruh kebiasaan, sejarah dan adat istiadat.

12. Pengertian interaksi global adalah hubungan timbal balik antara satu bangsa satu dengan bangsa lainnya melalui semua aspek baik informasi,komunikasi,budaya ataupun diplomatik tanpa terbatas.
Contoh : Pertukaran pelajar antara dua negara,pengiriman duta dimasing-masing negara.

13.
a. Kurangnya asosiasi pemerintah dalam memberikan pengajaran yang positif untuk membuat pengajaran kebudayaan kepada generasi muda
b. Karena produk dari luar asing lebih menarik sedangkan yang tradisional mulai di tinggalkan karena seharusnya para generasi tua lebih mendirikan generasi muda untuk mengerti tentang kebudayaan tradisional
c. Karena kurang percaya diri, dan menganggap budya trdisional kalah model dengan budaya asing.
d. Karena generasi muda adalah generasi dimana saat orang ingin mengaetahui lebih tentang apa yang ada dan di indonesia sendiri tidak mempunyai filter atau penyaring kebudayaaan yang menjadikan semua kebudayaan luar di terima tanpa di saring yang baik-baik

14. Pengaruh globalisasi bagi kebudayaan di Indonesia yaitu :
Dampak Positif globalisasi bagi kebudayaan di Indonesia
a. Mempermudah proses pembuatan alat musik tradisional. Kebanyakan masyarakat Indonesia membuat membuat alat musik tradisional secara manual dan memeperlukan banyak waktu dan banyak tenaga untuk membuatnya. Tetapi sekarang, masyarakat Indonesia tidak perlu membuat alat musik tradisional secara manual karena dengan adanya globalisasi kebudayaan masyarakat b. Indonesia dengan mudah membuat alat musik tradisional menggunakan mesin – mesin dengan teknologi canggih yang lebih menghemat tenaga dan waktu pembuatan, dan dapat menghasilkan banyak alat musik dengan kualitas terjamin.
c. Budaya Indonesia lebih dikenal di mancan negara karena dengan adanya media elektronik, dan Internet.
d. Adanya pertukaran pelajar, sehingga kebudayaan Indonesia dapat dikenal dan dipelajari oleh pelajar luar negeri.
Dampak negatif globalisasi bagi kebudayaan di Indonesia
a. Gaya hidup kebarat-baratan. Tidak semua budaya barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat pada orang tua, kehidupan bebas remaja dan lain-lain. Hampir 50% dari remaja dunia terutama kaum perempuan, sudah kehilangan mahkota paling berharga miliknya. Dan 80% sudah berani mencoba dan menggunakan obat-obatan terlarang (narkotika).
b. Semakin sedikit generasi muda yang melestarikan musik, tarian, dan budaya tradisional kita.
c. Remaja mengikuti cara berpakaian yang cenderung tidak memperlihatkan kesopanan. Pada masa lalu, cara berpakaian dan model baju masih sangat sederhana. Tidak se-unik dan se-modern pakaian remaja saat ini. Pada masa lalu, jika menghadiri acara resmi, masih banyak dari mereka yang menggunakan baju tradisional, seperti baju adat, dan kebaya. Berbeda dengan sekarang, remaja yang ingin menghadiri acara resmi seperti pesta ulang tahun, lebih memilih untuk mengenakan baju kasual yang berciri-khaskan kebarat-baratan.
c. Lebih senang dan tertarik mempelajari kebudayaan luar negeri dibanding kebudayaan dalam negeri. Seperti : remaja jaman sekarang lebih senang dan tertarik mempelajari tradisi – tradisi yang di lakukan oleh orang luar negeri, mempelajari gaya bahasanya, musiknya, lebih senang mengenakan dan mengenal pakaian – pakaian adat negara lain, dll.
d. Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal.
e. Budaya – budaya tradisional tergeser oleh budaya negara lain.
f. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD atau DVD.
g. Erosi nilai-nilai budaya.
h. Terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa.
i. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat.

15. Globalisasi bisa terjadi melalui berbagai saluran, yaitu:
a. Lembaga pendidikan,
b. Lembaga keagamaan,
c. Lembaga perniagaan dan industri nasional,
d. Wisata mancanegara,
e. Saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional,
f. Wisata mancanegara,
g. Lembaga internasional yangmengatur peraturan internasional,
h. Lembaga kenegaraan, seperti hubungan diplomatik dan konsuler.
Globalisasi terjadi karena faktor-faktor nilai budaya luar, antara lain:
a. Selalu meningkatkan pengetahuan,
b. Patuh pada hukum,
c. Kemandirian,
d. Kemampuan melihat masa depan,
e. Keterbukaan,
f. Etos kerja,
g. Rasionalisasi,
h. Efisiensi dan produktivitas,
i. Keberanian bersaing, bertanggung jawab dan menanggung resiko.

16. Bagaimanapun pemerintah memiliki peran yang cukup strategis dalam upaya pelestarian kebudayaan daerah di tanah air. Pemerintah harus mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang mengarah pada upaya pelestarian kebudayaan nasional. Salah satu kebijakan pemerintah yang pantas didukung adalah penampilan kebudayaan-kebudayaan daerah di setiap even-even akbar nasional. Misalnya tari-tarian, lagu daerah, dan sebagainya. Semua itu harus dilakukan sebagai upaya pengenalan kepada generasi muda, bahwa budaya yang ditampilkan itu adalah warisan dari leluhurnya. Bukan berasal dari negara tetangga. Demikian juga upaya-upaya melalui jalur formal pendidikan. Masyarakat harus memahami dan mengetahui berbagai kebudayaan daerah yang kita miliki. Pemerintah juga dapat lebih memusatkan perhatian pada pendidikan muatan lokal

17.
a. Budaya daerah:
Suatu kebiasaan dalam wilayah/daerah tertentu yang diwariskan secara turun temurun dari generasi terdahulu pada generasi berikutnya dalam ruang lingkup daerah.
b. Budaya nasional:
Suatu kebudayaan yang dianggap dapat mewakili serta memberikan suatu ciri khas bagi suatu bangsa. dimana ciri khas ialah sesuatu yang dapat dibanggakan dan tidak dapat ditemukan di negara lain.